Pada artikel ini, kita akan belajar cara membedakan antara short press (tekan sebentar) dan long press (tekan lama) menggunakan Arduino. Teknik seperti ini sering dipakai pada berbagai perangkat elektronik, misalnya tombol power, menu navigasi, hingga kontrol mode pada robot atau IoT. Artikel ini akan membahas tentang cara mendeteksi short press, cara mendeteksi long press, cara membaca short press dan long press, serta cara membuat pembacaan tombol lebih stabil dengan debounce. Di beberapa bagian awal, kita akan mempelajari konsep dasarnya terlebih dahulu. Setelah itu, baru lanjut ke implementasi yang lebih stabil menggunakan teknik debounce agar pembacaan tombol tidak error.
ARDUINO INDONESIA OFFICIAL
Rabu, 13 Mei 2026
Selasa, 12 Mei 2026
Arduino Button Debounce - Cara Mengatasi Tombol Terbaca Berkali-Kali
Saat pertama kali menggunakan push button pada Arduino, banyak pemula mengira bahwa tombol hanya berubah dari kondisi HIGH ke LOW atau LOW ke HIGH satu kali setiap ditekan. Namun pada praktiknya, kondisi tersebut tidak langsung stabil. Karena faktor mekanis pada tombol, sinyal bisa berubah sangat cepat beberapa kali dalam hitungan milidetik sebelum benar-benar stabil.
Arduino Button - Cara Menggunakan Push Button dengan Arduino UNO
Push button atau tombol tekan adalah salah satu komponen paling dasar dalam dunia elektronika dan proyek Arduino. Meskipun terlihat sederhana, banyak pemula yang masih bingung saat mencoba membaca status tombol menggunakan Arduino. Biasanya masalah muncul karena pembacaan pin yang tidak stabil atau tombol yang terbaca ditekan berkali-kali padahal hanya ditekan sekali. Pada artikel ini, kita akan mempelajari cara kerja push button, cara menghubungkannya ke Arduino UNO, hingga cara membaca status tombol menggunakan kode program Arduino. Selain itu, artikel ini juga membahas konsep pull-up resistor, floating input, dan fenomena bouncing agar hasil pembacaan tombol menjadi lebih stabil dan akurat.
Senin, 11 Mei 2026
Arduino Traffic Light - Cara Membuat Simulasi Lampu Lalu Lintas dengan Arduino
Lampu lalu lintas adalah salah satu contoh sistem otomatis yang sangat mudah dipelajari menggunakan Arduino. Dengan project ini, kita bisa memahami dasar kontrol output digital, pengaturan timing, penggunaan array, hingga teknik non-blocking menggunakan fungsi millis(). Pada artikel ini, kita akan belajar cara menghubungkan modul Traffic Light ke Arduino, mengontrol nyala lampu merah, kuning, dan hijau, serta membuat sistem lampu lalu lintas yang lebih rapi dan efisien menggunakan beberapa metode pemrograman.
Arduino LED RGB - Cara Mengontrol Warna LED RGB dengan Arduino
LED RGB adalah salah satu komponen paling menarik dalam project Arduino karena dapat menghasilkan banyak warna hanya dari satu LED. Dengan menggabungkan warna Red (Merah), Green (Hijau), dan Blue (Biru), kita bisa membuat berbagai efek cahaya yang menarik. Pada artikel ini, kita akan belajar cara kerja LED RGB, cara menghubungkannya ke Arduino, serta bagaimana mengontrol warna menggunakan sinyal PWM. Selain itu, kita juga akan memahami cara menghasilkan warna tertentu menggunakan kombinasi nilai RGB.
Minggu, 10 Mei 2026

Arduino LED Fade - Cara Membuat Efek Fade In dan Fade Out pada LED
Selain menyalakan dan mematikan LED, Arduino juga bisa digunakan untuk membuat efek cahaya yang lebih halus, seperti fade in dan fade out. Efek ini membuat LED menyala perlahan dari redup ke terang, lalu kembali redup secara bertahap. Pada artikel ini, kita akan belajar beberapa cara membuat efek LED fade menggunakan Arduino, mulai dari metode sederhana dengan delay(), teknik yang lebih responsif menggunakan millis(), hingga penggunaan library ezLED agar kode lebih praktis dan mudah dibaca.
Kamis, 07 Mei 2026

Arduino Blink Multiple LED - Cara Mengontrol Banyak LED Sekaligus
Pada artikel sebelumnya, kita sudah belajar membuat satu LED berkedip menggunakan Arduino. Sekarang, kita akan melangkah lebih jauh dengan mengontrol beberapa LED sekaligus. Teknik ini sangat berguna untuk membuat lampu berjalan, indikator, animasi LED, dan berbagai proyek elektronik lainnya. Dalam tutorial ini, kita akan membuat beberapa LED berkedip secara bersamaan tanpa menggunakan fungsi delay(). Selain itu, kita juga akan belajar menggunakan library ezLED dan teknik array agar kode menjadi lebih rapi dan mudah dikembangkan.
Rabu, 06 Mei 2026

Arduino LED Blink Tanpa Delay - Cara Menjalankan Banyak Tugas Sekaligus
Saat belajar Arduino, banyak pemula menggunakan fungsi delay() untuk membuat LED berkedip. Cara ini memang mudah dipahami, tetapi memiliki kekurangan besar: selama proses delay berlangsung, Arduino tidak dapat mengerjakan tugas lain. Akibatnya, beberapa perintah atau input bisa terlewat, misalnya saat tombol ditekan terlalu cepat. Pada artikel ini, kita akan belajar cara membuat LED berkedip tanpa delay menggunakan fungsi millis(). Metode ini memungkinkan Arduino menjalankan beberapa tugas secara bersamaan, seperti menyalakan LED sambil membaca tombol, tanpa saling mengganggu.
Selasa, 05 Mei 2026

Arduino LED Berkedip - Cara Mengontrol LED dengan Arduino untuk Pemula
Arduino LED berkedip adalah langkah awal yang sangat penting bagi siapa saja yang ingin belajar mikrokontroler. Melalui latihan sederhana ini, Anda akan memahami bagaimana Arduino mengontrol perangkat elektronik dasar seperti LED. Selain itu, Anda juga akan belajar konsep penting seperti output digital, logika HIGH dan LOW, serta penggunaan delay dalam program. Dengan memahami dasar ini, Anda akan lebih mudah melanjutkan ke proyek Arduino yang lebih kompleks.
Serial Plotter Arduino - Cara Visualisasi Data Sensor dalam Grafik Real-Time
Selain Serial Monitor, Arduino juga memiliki fitur visualisasi yang lebih menarik yaitu Serial Plotter Arduino. Dengan fitur ini, Anda dapat menampilkan data sensor dalam bentuk grafik secara real-time. Tutorial ini akan membantu Anda memahami cara menggunakan Serial Plotter, termasuk menampilkan satu grafik maupun beberapa grafik sekaligus.
