Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Rabu, 28 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital. Pada modul Sensor Hujan FC-37 terdapat potensiometer yang dapat digunakan untuk mengatur sensitivitas dari sensor. Output pin digital pada modul didapatkan dari hasil perbandingan antara nilai threshold dengan nilai output sensor menggunakan komparator LM393. 


Baca Juga : Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog


Berikut ini adalah gambar Schematics Diagram dari Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital :




Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Hujan FC-37 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Baca Juga : Sensor Hujan FC-37.


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int SensorHujan = 7;

void setup()
{
  Serial.print(9600);
  pinMode(SensorHujan, INPUT);
}

void loop()
{
  int kondisi = digitalRead(SensorHujan);
 
  if(kondisi == LOW)
  {
    Serial.println("HUJAN");
  }
  else
  {
    Serial.println("TIDAK HUJAN");
  }
  delay(1000);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil Kondisi yang di inginkan.

 

 

 

Senin, 26 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog. Pada contoh kali ini Arduino Uno akan bertugas membaca output analog dari modul Sensor Hujan FC-37 dan hasilnya akan ditampilkan pada serial monitor.


Baca Juga : Sensor Hujan FC-37


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Hujan FC-37 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Hujan FC-37 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int nilaiMin = 0;
const int nilaiMaks = 1024;

void setup()
{
  Serial.print(9600);
}

void loop()
{
  int hasil = analogRead(A1);
  int range = map(hasil, nilaiMin, nilaiMaks, 0, 3);

  switch(range)
  {
    case 0:
      Serial.print(hasil);
      Serial.println(" HUJAN");
      break;

    case 1:
      Serial.print(hasil);
      Serial.println(" AWAS HUJAN");
      break;

    case 2:
      Serial.print(hasil);
      Serial.println(" TIDAK HUJAN");
      break;
  }
  delay(1000);
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil Kondisi yang di inginkan.

 

 

 

 



Sabtu, 24 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor BMP280 Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor BMP280 Menggunakan Arduino Uno. Interface yang digunakan pada contoh ini adalah menggunakan I2C.


Baca Juga : Sensor BMP280


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor BMP280 Menggunakan Arduino Uno :




Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor BMP280 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Langkah pertama adalah melakukan Install atau Download Library BMP280 dengan cara berikut ini :

1. Buka Arduino IDE  

2. Pilih Menu Sketch

3. Pilih Include Library

4. Pilih Manage Library

5. Untuk mencarinya, ketik kata kunci "adafruit bmp280" pada windows yang terbuka seperti pada gambar berikut ini.


6. Tekan tombol Install

7. Tunggu sampai proses instalasi selesai

8. Tekan Tombol Close

9. Restart Arduino IDE

 

Setelah berhasil melakukan proses instalasi library, maka selanjutnya adalah bagian pemrograman untuk membaca data dari sensor BMP280 dengan menggunakan library dari Adafruit.

 

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor BMP280 Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/ 

 

#include <Wire.h>
#include <SPI.h>
#include <Adafruit_BMP280.h>

Adafruit_BMP280 bmp; // I2C

void setup() {
  Serial.begin(9600);
  Serial.println(F("BMP280 test"));

  if (!bmp.begin(0x76))
  {
    Serial.println(F("Could not find a valid BMP280 sensor, check wiring!"));
    while (1);
  }

  bmp.setSampling(Adafruit_BMP280::MODE_NORMAL,     /* Operating Mode. */
                  Adafruit_BMP280::SAMPLING_X2,     /* Temp. oversampling */
                  Adafruit_BMP280::SAMPLING_X16,    /* Pressure oversampling */
                  Adafruit_BMP280::FILTER_X16,      /* Filtering. */
                  Adafruit_BMP280::STANDBY_MS_500); /* Standby time. */
}

void loop()
{
    Serial.print(F("Temperature = "));
    Serial.print(bmp.readTemperature());
    Serial.println(" *C");

    Serial.print(F("Pressure = "));
    Serial.print(bmp.readPressure());
    Serial.println(" Pa");

    Serial.print(F("Approx altitude = "));
    Serial.print(bmp.readAltitude(1013.25)); /* Adjusted to local forecast! */
    Serial.println(" m");

    Serial.println();
    delay(2000);
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil Kondisi yang di inginkan.

Kamis, 22 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Water Level Sensor K-0135 Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Water Level Sensor K-0135 Menggunakan Arduino Uno. Arduino Uno akan membaca output analog dari water level sensor dan hasilnya akan ditampilkan pada serial monitor. Hasil yang ditampilkan pada serial monitor berupa nilai analog 10 bit dan pembacaan nilai analog akan di konversi menjadi analog 8 bit 0-255. 


Baca Juga : Water Level Sensor K-0135


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Water Level Sensor K-0135 Menggunakan Arduino Uno :

 


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Water Level Sensor K-0135 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Water Level Sensor K-0135 Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/ 


const int SensorWaterLevel= A0;

int nilaiSensor = 0;
int hasil = 0;
float tinggiAira;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
}

void loop()
{
  nilaiSensor = analogRead(SensorWaterLevel);
  hasil = map(nilaiSensor, 0, 1023, 0, 255);

  Serial.print("Nilai Sensor = ");
  Serial.print(nilaiSensor);
  Serial.print(" Output = ");
  Serial.print(hasil);
  tinggiAir = hasil*4/255;
  Serial.print(" Tinggi Air = ");
  Serial.println(tinggiAir);
  delay(1000);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran yang di inginkan.

 

 

 

Selasa, 20 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno With Relay

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno With Relay . Setelah mencoba Tutorial Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno, kali ini kita akan mencoba melakukan kendali Relay berdasarkan sentuhan yang dilakukan oleh pengguna. Ketika pertama kali pengguna menyentuh pad dari modul sensor, maka relay akan aktif. Saat pengguna menyentuh kembali pad dari modul sensor makan relay akan kembali seperti semula.


Baca Juga : Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B.

 

Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno With Relay :



Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI
4. Modul Relay 1 Channel >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno With Relay

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/ 

 

#define sensorSentuh 2
const int Relay = 8;

int kondisiSekarang = 0;
int kondisiSebelumnya = 0;
int kondisiRelay = 0;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(sensorSentuh, INPUT);
  pinMode(Relay, OUTPUT);
}

void loop()
{
  kondisiSekarang = digitalRead(sensorSentuh);

  if(kondisiSekarang == HIGH && kondisiSebelumnya == LOW);
  {
    Serial.println("disentuh");
    delay(1);

    if(kondisiRelay == HIGH)
    {
      digitalWrite(Relay, LOW);
      kondisiRelay = LOW;
    }
    else
    {
      digitalWrite(Relay, HIGH);
      kondisiRelay = HIGH;
    }
   }
   kondisiSebelumnya = kondisiSekarang;
}

 

 

 

Minggu, 18 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno . Kali ini contoh yang pertama adalah contoh yang sangat sederhana yaitu membaca sentuhan yang dilakukan oleh pengguna. Ketika pengguna menyentuh pad dari modul sensor, maka string "disentuh" akan dicetak ke serial monitor dan LED Built In pada Arduino akan menyala. Ketika pengguna tidak menyentuh pad dari modul sensor, maka string "tidak disentuh" akan dicetak ke serial monitor dan LED akan padam. 


Baca Juga : Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B.


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno :



 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Sentuh (Touch Sensor) TTP223B Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#define sensorSentuh 2
const int LED = 13;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(sensorSentuh, INPUT);
  pinMode(LED, OUTPUT);
}

void loop()
{
  int nilaiLogika = digitalRead(sensorSentuh);
  if(nilaiLogika = HIGH)
  {
    digitalWrite(LED, HIGH);
    Serial.println("disentuh");
  }
  else
  {
    digitalWrite(LED, LOW);
    Serial.println("tidak disentuh");
  }
  delay(500);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran yang di inginkan. 

Jumat, 16 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno dengan Metode BPM (Beat per Minutes)

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno dengan Metode BPM (Beat per Minutes). Kali ini akan dibahas contoh pembacaan detak jantung per menit dengan menggunakan Library PulseSensorPlayground


Baca Juga : Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno dengan Metode BPM (Beat per Minutes) :

 


 

Pada Contoh program yang akan dibuat, LED akan berkedip ketika detak jantung terdeteksi dan program akan mencetak nilai detak jantung dalam BPM ke serial monitor.

 

Baca juga :  Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung)


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno dengan Metode BPM (Beat per Minutes)

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#define USE_ARDUINO_INTERRUPTS true    
#include <PulseSensorPlayground.h>     

const int PulseWire = 0;       
const int LED13 = 13;          
int Threshold = 500;           
                               
PulseSensorPlayground pulseSensor;  

void setup()
{   
  Serial.begin(9600);      
  pulseSensor.analogInput(PulseWire);   
  pulseSensor.blinkOnPulse(LED13);       
  pulseSensor.setThreshold(Threshold);   

  if (pulseSensor.begin())
  {
    Serial.println("We created a pulseSensor Object !");  //This prints one time at Arduino power-up,  or on Arduino reset.  
  }
}

void loop()
{
  int myBPM = pulseSensor.getBeatsPerMinute();  
  if (pulseSensor.sawStartOfBeat())
  {           
    Serial.println("♥  A HeartBeat Happened ! ");
    Serial.print("BPM: ");                        
    Serial.println(myBPM);                        
  }
  delay(20);                   
}

 

 

Rabu, 14 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno. Yang akan dibahas adalah pengambilan data analog detak jantung yang terbaca oleh Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung)


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno :

 


 

Baca Juga : Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) .

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
}

void loop()
{
  Serial.println(analogRead(A0));
  delay(2);
}

 

Lihat nilai yang tampil di Serial Monitor dan tunggu beberapa waktu. Setelah nilai stabil perhatikan nilai-nilai tersebut. Untuk melihat tampilan berupa gambar sinyal dapat dilakukan dengan cara :

1. Tutup Serial Monitor.

2. Pada Arduino IDE pilih menu "Tools".

3. Pilih "Serial Plotter".


Hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan sensor ke ujung jari atau daun telinga adalah akibat pegangan tangan kita ke sensor. Jika kita terlalu menekan sensor terlalu keras, maka detak jantung tidak akan terdeteksi, sedangkan jika tekanan dari pegangan kita terlalu longgar maka akan banyak noise yang muncul.


Kita dapat menentukan threshold yang akan dikenali sebagai detak jantung berdasarkan nilai-nilai yang tampil di serial monitor ataupun sinyal yang terlihat pada serial plotter. Misal, pada contoh ini threshold adalah 500. Nilai ambang batas (threshold) ini diperlukan untuk penentuan sinyal yang akan dideteksi sebagai detak jantung. 

 

Nilai threshold tersebut akan kita gunakan di program dibawah ini : 

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Pulse Sensor (Sensor Detak Jantung) Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

int pinPulseSensor = A0;
int pinLED = 13;

int Sinyal;
int Threshold = 500;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(pinLED, OUTPUT);
}

void loop()
{
  Sinyal = analogRead(pinPulseSensor);
  Serial.println(Sinyal);

  if(Sinyal > Threshold)
  {
    digitalWrite(pinLED, HIGH);
  }
  else
  {
    digitalWrite(pinLED,LOW);
  }
  delay(10);
}


Jika pada saat percobaan terlalu banyak noise yang terjadi, maka coba atur nilai threshold dengan cara mengurangi atau menambah nilai threshold. Menambah nilai threshold berarti mengurangi sensitivitas, sedangkan mengurangi nilai threshold  berarti meningkatkan sensitivitas.

 

 

 

 

 


Senin, 12 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital. Kita akan mencoba dengan contoh kasus pendeteksian suara dengan menggunakan Sensor Suara KY-038 pada mode digital. Modul sensor berisi potensiometer yang dapat digunakan untuk mengatur sensitivitas dari sensor. Output pin digital pada modul di dapat dari hasil perbandingan antara nilai threshold dengan nilai output sensor menggunakan komparator LM393. Pin output digital ini akan bernilai LOW ketika sensor mendeteksi adanya suara dan akan bernilai HIGH ketika sensor tidak mendeteksi adanya suara.


Baca Juga : Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital :

 


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Suara KY-038 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

int Sensor = 3;

int volume;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(Sensor, INPUT);
}

void loop()
{
  volume = digitalRead(Sensor);
  Serial.println(volume);

  if(volume == HIGH)
  {
    Serial.println("Tidak ada Suara");
  }
  else
  {
    Serial.println("Ada Suara");
    delay(1000);
  }
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran yang di inginkan.  






Sabtu, 10 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog. Kita akan mencoba dengan contoh kasus pendeteksian suara dengan menggunakan modul sensor suara KY-038 pada mode analog. Data dari sensor akan diolah oleh Arduino Uno dan hasilnya akan ditampilkan pada serial monitor. 

 

Baca Juga :  Sensor Suara KY-038 .


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

 


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Suara KY-038 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

int batas;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);

}

void loop()
{
  batas = analogRead(A2);
  Serial.println(batas);
}

 

Perhatikan nilai yang terbaca dan tampil di serial monitor. Untuk melihat perubahan yang terjadi, coba tepukkan tangan lihat perubahan nilai analog yang tampil pada serial monitor. Pada percobaan yang dilakukan saat artikel ini dibuat, didapat nilai antara 450 - 425 ketika tidak ada suara tepukan tangan (nilai tersebut dapat berbeda ketika Anda melakukan percobaan). Misal ambang batas ditentukan sebesar 450.


Setelah kita berhasil menentukan ambang batas, maka langkah selanjutnya adalah membuat program kedua yang isinya akan melakukan aksi tertentu ketika ada suara terdeteksi. Pada program ini LED akan menyala ketika ada suara yang melewati ambang batas dan akan mencetak Karakter ke serial monitor. 


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suara KY-038 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int Sensor = A2;
const int LED = 13;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(Sensor, INPUT);
  pinMode(LED, OUTPUT);
  digitalWrite(LED, LOW);
}

void loop()
{
  int nilaiSensor = analogRead(Sensor);

  Serial.print("Sensor = ");
  Serial.println(nilaiSensor);

  if(nilaiSensor > 450)
  {
    digitalWrite(LED, HIGH);
    Serial.print("Sensor = ");
    Serial.print(nilaiSensor);
    Serial.print(" ===== ADA SUARA ===== ");
    delay(2000);
  }
  else
  {
    digitalWrite(LED, LOW);
  }
  delay(2);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran yang di inginkan.





Kamis, 08 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital. Kali ini kasus pendeteksi api dengan menggunakan sensor api KY-026 pada mode digital. Modul sensor berisi potensiometer yang dapat digunakan untuk mengatur sensitivitas dari sensor. Output pin digital pada modul didapat dari hasil perbandingan antara nilai treshold dengan nilai output sensor menggunakan komparator LM393. Pin output digital ini akan bernilai LOW ketika sensor mendeteksi adanya api dan akan bernilai HIGH ketika sensor tidak mendeteksi adanya api. 


Baca Juga : Sensor Api KY-026 (Flame Sensor)


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int sensorApi = 10;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(sensorApi, INPUT);
}

void loop()
{
  int kondisi = digitalRead(sensorApi);

  if(nilai == LOW)
  {
    Serial.print("Ada Api");
  }
  else
  {
    Serial.print("Tidak Ada Api");
  }
  delay(1000);
}



Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil Kondisi yang di inginkan.

 

Selasa, 06 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno untuk Seleksi Kondisi

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno untuk Seleksi Kondisi. Setelah pembacaan data analog berhasil pada percobaan Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog, maka langkah selanjutnya adalah mencoba mengamati nilai analog yang terbaca pada Serial Monitor ketika sensor mendeteksi ada api dan ketika sensor tidak mendeteksi adanya api. 


Baca Juga : Sensor Api KY-026 (Flame Sensor)


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno untuk Seleksi Kondisi :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Nilai analog yang di dapatkan mungkin akan berbeda ketika Anda melakukan percobaan mandiri. Sebagai contoh kita buat nilai minimum tidak adanya api yang terdeteksi adalah 350. Dari hal tersebut, kita dapat membuat ambang batas untuk menentukan ada tidaknya api dengan nilai 350. 


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno untuk Seleksi Kondisi

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
}

void loop()
{
  int nilai = analogRead(A0);
  Serial.println(nilai);

  if(nilai >= 350)
  {
    Serial.print("Tidak ada Api");
  }
  else
  {
    Serial.print("Ada Api");
  }
  delay(1000);
}



Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil Kondisi yang di inginkan.

Minggu, 04 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog. Kali ini kita akan coba dengan contoh kasus pendeteksian api dengan menggunakan Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) pada mode analog. Data dari sensor akan diolah oleh Arduino Uno dan hasilnya akan ditampilkan pada serial monitor. Program yang akan dibuat pada contoh ini ada 2, yaitu program untuk mengecek nilai analog yang terbaca ketika api terdeteksi dan ketika api tidak terdeteksi dan program dengan menggunakan seleksi kondisi berdasarkan pengamatan yang kita lakukan dengan menggunakan program yang pertama. 


Baca Juga : Sensor Api KY-026 (Flame Sensor)


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Api KY-026 (Flame Sensor) Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
}

void loop()
{
  int nilai = analogRead(A0);
  Serial.println(nilai);
  delay(1000);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil pengukuran data Analog yang di inginkan. 

 

 

Jumat, 02 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Warna TCS3200 Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Warna TCS3200 Menggunakan Arduino Uno. Kita akan mencoba untuk membaca frekuensi warna merah, hijau, dan biru dengan menggunakan Sensor Warna TCS3200 dan Arduino Uno. Sebagai catatan dan perlu diperhatikan bahwa frekuensi yang dihasilkan akan bervariasi ketika jarak dari sensor ke benda yang dibaca warnanya berbeda. 


Baca Juga : Sensor Warna TCS3200.


Berikut ini adalah Schematics diagram dari Sensor Warna TCS3200 Menggunakan Arduino Uno :


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Warna TCS3200 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Warna TCS3200 Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#define S0 8
#define S1 9
#define S2 10
#define S3 11
#define OutputSensor 12

int f_red = 0;
int f_green = 0;
int f_blue = 0;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(S0, OUTPUT);
  pinMode(S1, OUTPUT);
  pinMode(S2, OUTPUT);
  pinMode(S3, OUTPUT);

  pinMode(OutputSensor, INPUT);

  digitalWrite(S0, HIGH);
  digitalWrite(S1, LOW);
}

void loop()
{
  digitalWrite(S2, LOW);
  digitalWrite(S3, LOW);
  f_red = pulseIn(OutputSensor, LOW);
  Serial.print("R = ");
  Serial.println(f_red);
  delay(250);

  digitalWrite(S2, HIGH);
  digitalWrite(S3, HIGH);
  f_green = pulseIn(OutputSensor, LOW);
  Serial.print("G = ");
  Serial.println(f_green);
  delay(250);

  digitalWrite(S2, LOW);
  digitalWrite(S3, HIGH);
  f_blue = pulseIn(OutputSensor, LOW);
  Serial.print("B = ");
  Serial.println(f_blue);
  delay(250);
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Warna yang di inginkan. 



Kamis, 01 Oktober 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 Menggunakan Arduino Uno. Kali ini kita akan membaca data output terkait ada atau tidaknya halangan dari modul Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51.  Output dari modul Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 ini berupa nilai digital HIGH atau LOW. Output dari modul ini akan bernilai HIGH ketika tidak ada halangan dihadapan sensor. Output dari modul ini akan bernilai LOW ketika terdapat halangan dihadapan sensor. Hasil yang di dapat akan ditampilkan pada Serial Monitor Arduino IDE.


Baca Juga : Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51


Berikut ini Schematics Diagram Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 Menggunakan Arduino Uno :

 


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int SensorProximty = 8;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(SensorProximty, INPUT);
}

void loop()
{
  int hasil = digitalRead(SensorProximty);
  if(hasil == LOW)
  {
    Serial.println("Ada Halangan");
  }
  if(hasil == HIGH)
  {
    Serial.println("Aman, Tidak Ada Halangan");
  }
  delay(250);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor. Maka, akan tampil hasil pengukuran Sensor Infrared (IR) Proximity FC-51 yang di inginkan.





Senin, 28 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital. Untuk yang sekarang ini pembacaan kelembaban tanah dengan menggunakan soil moisture sensor dengan mode Digital. Modul sensor berisi potensiometer, yang digunakan untuk mengatur nilai ambang batas (treshold). Output pin digital di dapat dari perbandingan nilai treshold dengan nilai output sensor menggunakan komparator LM393. Ketika nilai sensor lebih besar dari nilai ambang maka pin digital sensor akan memberikan tegangan 5V dan LED pada modul sensor akan menyala. Ketika nilai sensor kurang dari nilai treshold ini, maka pin digital sensor akan memberi kita 0V dan LED pada modul sensor akan padam. Data dari sensor akan diolah oleh Arduino dan hasilnya akan ditampilkan pada serial monitor. 


Baca Juga : Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer)


Berikut ini adalah Schematics Diagram Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Soil Moisture Sensor >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int SoilSensor = 8;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(SoilSensor, INPUT);
}

void loop()
{
  if(digitalRead(SoilSensor) == HIGH)
  {
    Serial.println("Kondisi Kering");
    delay(1000);
  }
  else
  {
    Serial.println("Kondisi Lembab");
    delay(1000);
  }
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Kelembaban Tanah yang di inginkan. 




Sabtu, 26 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno. Yang paling umum pembacaan kelembaban tanah dengan menggunakan soil moisture sensor menggunakan mode Analog. Data dari sensor akan diolah oleh Arduino dan hasilnya akan ditampilkan pada serial monitor. 


Baca Juga : Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer)


Berikut ini adalah Schematics Diagram Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Soil Moisture Sensor >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Soil Moisture Sensor (Sensor Kelembaban Tanah atau Hygrometer) Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int SoilSensor = A0;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
}

void loop()
{
  float kelembabanTanah;
  int hasilPembacaan = analogRead(SoilSensor);
  kelembabanTanah = (100 - ((hasilPembacaan/1023.00)*100));

  Serial.print("Persentase Kelembaban Tanah = ");
  Serial.print(kelembabanTanah);
  Serial.println("%");
  delay(1000);
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Kelembaban Tanah yang di inginkan. 

 

 

Kamis, 24 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906 Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

 Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906 Menggunakan Arduino Uno. Sekarang ini akan dibahas bagaimana cara untuk membaca suhu objek dengan menggunakan Arduino UNO dan modul sensor suhu MLX90614 GY-906. Library yang digunakan pada contoh ini adalah library Bildr-MLX90614. Komunikasi antara Arduino UNO dengan modul sensor suhu MLX90614 GY-906 menggunakan TWI, kemudian hasil yang didapat akan ditampilkan di serial monitor Arduino IDE


Baca Juga : Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906


Berikut ini adalah Schematics Diagram Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906 Menggunakan Arduino Uno :

 


 

Library Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906 silahkan KLIK DISINI.

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suhu Non Contact MLX90614 GY-906 Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <Bildr-MLX90614.h>
MLX90614 sensor;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  Serial.println("Data Suhu MLX90614");
}

void loop()
{
  float celsius = sensor.getC();
  Serial.print("Suhu : ");
  Serial.print(celsius);
  Serial.print(" C");
  delay(1000);
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Suhu yang di inginkan.

Rabu, 23 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suhu DS18B20 Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suhu DS18B20 Menggunakan Arduino Uno. Pada bagian ini akan dibahas contoh proyek pembacaan suhu dengan menggunakan sensor DS18B20 yang mencakup Interface Arduino dengan sensor DS18B20, langkah pemrograman dan penjelasan dari program yang telah dibuah.


Baca Juga : Sensor Suhu DS18B20.


Berikut ini adalah Schematics Diagram Sensor Suhu DS18B20 Menggunakan Arduino Uno :



Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Suhu DS18B20 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Library One Wire silahkan KLIK DISINI.

Library DS18B20 silahkan KLIK DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Suhu DS18B20 Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <OneWire.h>
#include <DallasTemperature.h>

#define ONE_WIRE_BUS 8

OneWire oneWire(ONE_WIRE_BUS);

void setup(void)
{
  Serial.begin(9600);
  sensorDS18B20.begin();
}

void loop(void)
{
  Serial.print("Meminta Data Suhu .......");
  sensorDS18B20.requestTemperatures();

  Serial.print("Suhu: ");
  Serial.println(sensorDS18B20.getTempCByIndex(0);
  delay(1000);
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Suhu yang di inginkan.

 

 

Senin, 21 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Cahaya LDR Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Cahaya LDR Menggunakan Arduino Uno. Arduino akan membaca input analog dari Sensor LDR kemudian hasilnya akan dibandingkan apakah Arduino perlu menyalakan LED atau tidak yang di sesuai dengan kondisi yang sedang terjadi.


Baca Juga : LDR ( Light Dependent Resistor )


Berikut ini adalah gambar Schematics Diagram Sensor Cahaya LDR Menggunakan Arduino Uno :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor LDR >>> BELI DISINI
3. LED Red >>> BELI DISINI
4. Resistor 10 K Ohm >>> BELI DISINI
5. Resistor 330 Ohm >>> BELI DISINI
6. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Cahaya LDR Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

int LDR = A1;
int sensorValue = 0;

void setup()
{
  Serial.print(9600);
  pinMode(13, OUTPUT);
}

void loop()
{
  sensorValue = analogRead(LDR);
  Serial.println(sensorValue);
  float voltage = sensorValue*(5.0/1023.0);
  Serial.println(voltage);

  if(voltage <= 0)
  {
    digitalWrite(13, HIGH);
  }
  else
  {
    digitalWrite(13, LOW);
  }
  delay(1000);
}




Sabtu, 19 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) Menggunakan Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) Menggunakan Arduino Uno. Cara kerjanya adalah Arduino membaca input dari Sensor PIR. Sensor PIR akan mengeluarkan output digital. Jika terdeteksi gerakan oleh sensor PIR maka Arduino akan menerima input dari sensor PIR dan hasil akhirnya Arduino akan menampilkan output sesuai kondisi yang di dapat pada serial monitor Arduino IDE. 


Baca Juga : Sensor PIR (Passive Infrared Receiver).


Berikut ini adala Schematics Diagram Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) Menggunakan Arduino Uno :


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor PIR (Passive Infrared Receiver) Menggunakan Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

int PIR = 4;
int statusPin = 0;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(PIR, INPUT);
}

void loop()
{
  statusPin = digitalRead(PIR);
  if(statusPin == HIGH)
  {
    Serial.print("Gerakan Terdeteksi");
  }
  else
  {
    Serial.print("Tidak ada Gerakan");
  }
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Gerakan yang di inginkan.

 

 

Rabu, 16 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno - Program Versi 2

- Tidak ada komentar

Kemarin kita sudah membahas tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno - Program Versi 1. Kali ini kita akan bagikan Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno - Program Versi 2. Sensor Ultrasonik HC-SR04 adalah modul sensor ultrasonik yang dapat mengukur jarak dengan rentang dari mulai 2 cm sampai dengan 400 cm (4 meter), dimana akurasinya mencapai 3 mm. Pada modul ini terdapat ultrasonik transmitter, receiver, dan control circuit. Berikut ini dasar prinsip kerja dari sensor ultrasonik HC-SR04 :

1. Mengambil IO trigger sedikitnya 10uS sinyal HIGH.
2. Modul transmitter secara otomatis mengirimkan 8 kali frekuensi 40KHz dan receiver mendeteksi sinyal feedback dari objek yang ada di depan sensor.
3. Jika receiver mendapatkan feedback , maka durasi waktu dari ouput HIGH adalah sama dengan waktu dari pengiriman dan penerimaan ultrasonik.


Baca Juga : Sensor Ultrasonik HC-SR04


Berikut ini adalah Schematic Diagram Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno :

 


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Ultrasonic >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno - Program Versi 2

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#define triger 8
#define echo 9

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode (triger, OUTPUT);
  pinMode (echo, INPUT);
}

void loop()
{
  digitalWrite (triger, HIGH); //mengirim suara
  delayMicroseconds(10); //selama 10 mikro detik
  digitalWrite (triger, LOW); //berhenti mengirim suara

  float jarak = pulseIn(echo, HIGH); //membaca data dan di masukkan ke variabel jarak
  jarak=jarak/1000000; //konversi mikro detik ke detik
  jarak=jarak*330/2; //data mentah di ubah ke dalam meter
  jarak=jarak*100; //mengubah data ke dalam centi meter
  delay(1000); //delay 1000ms

  Serial.print("Jarak = ");
  Serial.print(jarak);
  Serial.print(" cm");
  Serial.println();
}

 

Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Jarak yang di inginkan. 



Selasa, 15 September 2020

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno - Program Versi 1

- Tidak ada komentar

Sensor Ultrasonik HC-SR04 adalah modul sensor ultrasonik yang dapat mengukur jarak dengan rentang dari mulai 2 cm sampai dengan 400 cm (4 meter), dimana akurasinya mencapai 3 mm. Pada modul ini terdapat ultrasonik transmitter, receiver, dan control circuit. Berikut ini dasar prinsip kerja dari sensor ultrasonik HC-SR04 :

1. Mengambil IO trigger sedikitnya 10uS sinyal HIGH.
2. Modul transmitter secara otomatis mengirimkan 8 kali frekuensi 40KHz dan receiver mendeteksi sinyal feedback dari objek yang ada di depan sensor.
3. Jika receiver mendapatkan feedback , maka durasi waktu dari ouput HIGH adalah sama dengan waktu dari pengiriman dan penerimaan ultrasonik.

 

Baca Juga : Sensor Ultrasonik HC-SR04


Berikut ini adalah Schematic Diagram Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno :

 

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Ultrasonic >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Sensor Ultrasonic HC-SR04 Menggunakan Arduino Uno - Program Versi 1

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

const int TRIGPIN = 8;          
const int ECHOPIN = 9;
long timer;
int jarak;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(ECHOPIN, INPUT);
  pinMode(TRIGPIN, OUTPUT);
}

void loop()
{
  digitalWrite(TRIGPIN, LOW);                   
  delayMicroseconds(2);
  digitalWrite(TRIGPIN, HIGH);                  
  delayMicroseconds(10);
  digitalWrite(TRIGPIN, LOW);                   

  timer = pulseIn(ECHOPIN, HIGH);
  jarak = timer/58;
  delay(1000);

  Serial.print("Jarak = ");
  Serial.print(jarak);
  Serial.print(" cm");
  Serial.println();
}


Setelah Program diatas di upload, silahkan buka Serial Monitor . Maka, akan tampil hasil pengukuran Jarak yang di inginkan.




Sabtu, 12 September 2020

Mengenal Variabel Pemrograman Bahasa C pada Arduino IDE

- Tidak ada komentar

Variabel digunakan untuk menyimpan atau memindahkan angka maupun karakter didalam program. Variabel merupakan sebuah cara untuk menamai dan menyimpan sebuah nilai yang akan digunakan pada program, seperti data dari sensor atau sebuah nilai sementara pada sebuah perhitungan. Sebelum variabel digunakan, variabel harus di deklarasikan terlebih dahulu. Mendeklarasikan sebuah variabel berarti mendefinisikan tipe variabel dan mungkin saja dapat juga memberikan inisialisasi nilai pada variabel tersebut. Variabel tidak harus diberikan nilai ketika dideklarasikan tapi hal tersebut juga sering berguna jika dilakukan.

 



Contoh :

//ini deklarasi variabel dengan nama Variabel_InputA.

int Variabel_InputA;


//ini deklarasi variabel dengan nama Variabel_InputB dengan nilai awalnya 0.

int Variabel_InputB = 0;

 

Seorang programmer harus mempertimbangkan rentang nilai tipe variabel sebelum menyimpan sebuah nilai. Pada variabel akan terjadi roll over ketika nilai yang disimpan melebihi rentang nilai yang diberikan untuk menyimpan pada tipe data tersebut. Ketika terjadi roll over maka variabel akan kembali ke kapasitas minimum variabel dari rentang yang ada.


Contoh :

int x

x = 10;

x = x - 1;

// x sekarang berisi 10. Roll over dari negatif.


x = -10;

x = x + 1;

// x sekarang berisi -10. Roll over dari positif.


Catatan penting untuk pemberian nama variabel adalah kita dapat memberikan nama variabel sesuai keinginan kita, namun hindari pemberian nama variabel diawali dengan angka dan hindari keyword (Kata Kunci) yang digunakan oleh Arduino.


Variabel dalam bahasa C yang digunakan Arduino memiliki properti yang disebut dengan scope. Hal ini tentu sangat berbeda dengan bahasa BASIC, karena semua variabelnya adalah variabel global.


Variabel global adalah variabel yang dapat digunakan oleh semua fungsi di dalam program. Variabel lokal adalah variabel yang hanya dapat digunakan di dalam suatu fungsi tempat tersebut di deklarasikan. Dalam ruang lingkup Arduino, semua variabel yang di deklarasikan di luar suatu fungsi (misalnya setup(), loop(), dan fungsi-fungsi lainnya) adalah variabel global. Ketika program semakin besar dan kompleks, maka variabel lokal sangat bermanfaat, karena variabel lokal pasti hanya di akses oleh satu fungsi yang memilikinya. Hal tersebut mencegah kesalahan pada pemrograman yang dikarenakan suatu fungsi mengubah isi atau nilai dari suatu variabel yang digunakan oleh fungsi yang lain. Berikut ini contoh dari scope dari suatu variabel :


int gPWMval; //semua fungsi dapat menggunakan variabel gPWMval ini


void setup()

{

    //variabel yang ada di dalam fungsi setup hanya dapat digunakan oleh fungsi setup saja

}


void loop()

{

   int i;     //variabel "i" hanya dapat diakses didalam fungsi loop    

   float f; //variabel "f" hanya dapat diakses didalam fungsi loop

       for (int j = 0; j < 100; j++)

   {

        //variabel "j" hanya dapat diakses didalam perulangan for saja

     }

}




Rabu, 09 September 2020

Alat Pengukur Ketinggian dan Aliran Air sebagai Pendeteksi Dini Banjir di Sungai Berbasis Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Indonesia merupakan daerah dengan 2 musim di setiap tahunnya. Musim tersebut adalah musim kemarau dan musim penghujan. Saat musim hujan tiba, biasanya akan banyak sungai yang meluap dan menyebabkan Banjir. Untuk melakukan mitigasi, maka kami mencoba membuat Alat Pengukur Ketinggian dan Aliran Air sebagai Pendeteksi Dini Banjir di Sungai Berbasis Arduino Uno


Alat ini mengukur Ketinggian dan Kecepatan Aliran Sungai yang kemudian apabila melebihi ambang batas tertentu akan mengirimkan notifikasi peringatan melalui SMS. Sehingga dapat menghindari kerugian dan korban jiwa, karena banjir bisa di deteksi secara Dini sebelum benar-benar meluap ke permukaan.


Baca Juga : Cara Program dan Akses Modul GSM SIM800L V.1 Menggunakan Arduino Nano/Uno .


Berikut ini adalah gambar Schematics Diagram Alat Pengukur Ketinggian dan Aliran Air sebagai Pendeteksi Dini Banjir di Sungai Berbasis Arduino Uno :


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Sensor Ultrasonic >>> BELI DISINI
3. Module SIM800L >>> BELI DISINI
4. Water Flow Sensor >>> BELI DISINI
5. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI
6. Dioda 1N4007 >>> BELI DISINI
7. Elco 470uF/16V >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Alat Pengukur Ketinggian dan Aliran Air sebagai Pendeteksi Dini Banjir di Sungai Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

//Declare GSM
#include "SIM900.h"
#include "sms.h"
SMSGSM sms;
char smsbuffer[160];
char n[20];
boolean started=false;
#include <SoftwareSerial.h>

//Declare Sensor Ultrasonic
#define triger 8 //mendefinisikan trigger pada pin 8
#define echo 9 //mendeklarasikan echo pada pin 9

//Declare Sensor Water Flow
byte sensorInt = 0;
byte flowSensor_pin = 5;
float konst = 4.5;
float debit_air;
volatile byte count;
unsigned int flow_mlt;
unsigned long total_volume;
unsigned long oldTime;
unsigned int frac;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode (triger, OUTPUT); //trigger sebagai output
  pinMode (echo, INPUT); //echo sebagai input
 
  pinMode(flowSensor_pin, INPUT);
  digitalWrite(flowSensor_pin, HIGH);
 
  if (gsm.begin(9600))
  {
    Serial.println("\nstatus=READY");
    started=true;
  }
  else Serial.println("\nstatus=IDLE");
 
  if (started)
  {
    sms.SendSMS("0857xxxxxxxxxx", "Sistem Monitoring READY!!!");
  }

  count        = 0;
  debit_air    = 0.0;
  flow_mlt     = 0;
  total_volume = 0;
  oldTime      = 0;

  attachInterrupt(sensorInt, countPulse, FALLING);
  Serial.println("Menggunakan Water Flow Sensor");
}

void waterflow()
{
  if ((millis() - oldTime) > 1000)
  {
    detachInterrupt(sensorInt);
    debit_air = ((1000.0 / (millis() - oldTime)) * count) / konst;
    oldTime = millis();
    flow_mlt = (debit_air / 60) * 1000;
    total_volume += flow_mlt;

    frac;

    Serial.print("Debit air: ");
    Serial.print(int(debit_air));
    Serial.println(" L/min");

    Serial.print("Volume air: ");
    Serial.print(total_volume);
    Serial.println(" mL");

    count = 0;

    attachInterrupt(sensorInt, countPulse, FALLING);
  }
}

void loop()
{
  digitalWrite (triger, HIGH); //mengirim suara
  delayMicroseconds(10); //selama 10 mikro detik
  digitalWrite (triger, LOW); //berhenti mengirim suara

  float jarak = pulseIn(echo, HIGH); //membaca data dan di masukkan ke variabel jarak
  jarak=jarak/1000000; //konversi mikro detik ke detik
  jarak=jarak*330/2; //data mentah di ubah ke dalam meter
  jarak=jarak*100; //mengubah data ke dalam centi meter
  Serial.println(jarak); //menampilkan nilai jarak pada serial

  if(started)
  {
    sms.GetSMS(1,n,20,smsbuffer,100);
    if(jarak <= 10.00)
    {
      sms.SendSMS("Nomor HP Anda","Ketinggian Berbahaya");
    }
    if(jarak > 10.00 && jarak <=20.00)
    {
      sms.SendSMS("Nomor HP Anda","Ketinggian Waspada");
    }
    if(jarak > 20.00)
    {
      sms.SendSMS("Nomor HP Anda","Ketinggian Normal");
    }
  }
  delay(5000);
 
  waterflow();
  if(started)
  {
    if(debit_air <=1 ) //Liter/Jam
    {
      sms.SendSMS("Nomor HP Anda","Debit Normal");
    }
    if(debit_air > 1 && debit_air <= 3) //Liter/Jam
    {
      sms.SendSMS("Nomor HP Anda","Debit Waspada");
    }
    if(debit_air > 3) //Liter/Jam
    {
      sms.SendSMS("Nomor HP Anda","Debit Berbahaya");
    }
  }
  delay(5000);           
}

void countPulse()
{
  count++;
}


Selamat Mencoba !!!





Sabtu, 05 September 2020

Timer ON Relay with Arduino Tutorial

- Tidak ada komentar

Hari ini Arduino Indonesia akan berbagi sebuah alat yang serbaguna, yaitu Timer ON Relay menggunakan Arduino. Alat ini dapat digunakan sebagai pewaktu mundur atau counter up otomatis untuk mematikan sebuah perangkat elektronika. Silahkan sesuaikan dengan kebutuhan.

 

Baca Juga : Timer Off Relay with Arduino Tutorial.

 

Berikut ini adalah Schematic Diagram Timer ON Relay with Arduino :

Untuk menggunakan Module ini Anda perlu Library khusus untuk TM1637. Silahkan DOWNLOAD DISINI.

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Nano >>> BELI DISINI
2. Module TM1637 >>> BELI DISINI
3. Module Relay 1 Channel >>> BELI DISINI

4. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Timer ON Relay with Arduino Tutorial

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <TM1637Display.h>
#define CLK 10
#define DIO 9
TM1637Display display(CLK, DIO);

int timer_menit=5;  //Setting waktu untuk Menit
int timer_detik=0;  //Setting waktu untuk Detik

int  firstnum=0;
int  secondnum=0;
int  thirdnum=0;
int  fournum=0;

int Relay = 4;

void setup()
{
 pinMode(Relay, OUTPUT);
 display.setBrightness(7);
 delay(1500);
 digitalWrite(Relay, HIGH);
}

void loop()
{
  uint8_t titikdua;
  titikdua = 0x80 ;
  display.setSegments(&titikdua, true, 1);
 
  while (timer_menit == 0 && timer_detik == 0)
  {
    digitalWrite(Relay, LOW);
    uint8_t data[] = {0b00111111, 0b00111111, 0b00111111, 0b00111111};
    display.setSegments(data);
    titikdua = 0x80 ;
    display.setSegments(&titikdua, true, 1);
  }
 
  if (timer_menit > 9)
  {
    firstnum = timer_menit/10%10;
    secondnum = timer_menit%10;
  }

  else
  {
    secondnum = timer_menit;
  }
 
  if (timer_detik > 9)
  {
    thirdnum = timer_detik/10%10;
    fournum = timer_detik%10;
  }
 
  else
  {
    thirdnum = 0;
    fournum = timer_detik;
  }

  uint8_t data[] = {0x00, 0x00, 0x00, 0x00};
  display.setSegments(data);
  titikdua = 0x80;
  display.setSegments(&titikdua, true, 1);
    
  if (timer_menit > 9)
  {
    display.showNumberDec(firstnum,false,1,0);
  }
 
  if (timer_menit > 0)
  {
    display.showNumberDec(secondnum,false,1,1);
  }

  if (timer_detik > 9 || timer_menit > 0)
  {
    display.showNumberDec(thirdnum,false,1,2);
  }
 
  display.showNumberDec(fournum,false,1,3);
  timer_detik=timer_detik-1;
  delay(1000);  // Delay of 1 second

  if (timer_detik == -1)
  {
    timer_menit=timer_menit-1;
    timer_detik=59;
  }
}

 

Selamat Mencoba !!!

Jumat, 04 September 2020

Timer OFF Relay with Arduino Tutorial

- Tidak ada komentar

Hari ini Arduino Indonesia akan berbagi sebuah alat yang serbaguna, yaitu Timer Off Relay menggunakan Arduino. Alat ini dapat digunakan sebagai pewaktu mundur atau counter down otomatis untuk mematikan sebuah perangkat elektronika. Silahkan sesuaikan dengan kebutuhan.


Baca Juga : Counter Up dan Counter Down dengan Display 7 Segment 4 Digit With Arduino Uno.


Berikut ini adalah Schematic Diagram Timer Off Relay with Arduino :



Untuk menggunakan Module ini Anda perlu Library khusus untuk TM1637. Silahkan DOWNLOAD DISINI.

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Nano >>> BELI DISINI
2. Module TM1637 >>> BELI DISINI
3. Module Relay 1 Channel >>> BELI DISINI

4. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Timer Off Relay with Arduino Tutorial

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <TM1637Display.h>
#define CLK 10
#define DIO 9
TM1637Display display(CLK, DIO);

int timer_menit=5;  //Setting waktu untuk Menit
int timer_detik=0;  //Setting waktu untuk Detik

int  firstnum=0;
int  secondnum=0;
int  thirdnum=0;
int  fournum=0;

int Relay = 4;

void setup()
{
 pinMode(Relay, OUTPUT);
 display.setBrightness(7);
 delay(1500);
 digitalWrite(Relay, LOW);
}

void loop()
{
  uint8_t titikdua;
  titikdua = 0x80 ;
  display.setSegments(&titikdua, true, 1);
 
  while (timer_menit == 0 && timer_detik == 0)
  {
    digitalWrite(Relay, HIGH);
    uint8_t data[] = {0b00111111, 0b00111111, 0b00111111, 0b00111111};
    display.setSegments(data);
    titikdua = 0x80 ;
    display.setSegments(&titikdua, true, 1);
  }
 
  if (timer_menit > 9)
  {
    firstnum = timer_menit/10%10;
    secondnum = timer_menit%10;
  }

  else
  {
    secondnum = timer_menit;
  }
 
  if (timer_detik > 9)
  {
    thirdnum = timer_detik/10%10;
    fournum = timer_detik%10;
  }
 
  else
  {
    thirdnum = 0;
    fournum = timer_detik;
  }

  uint8_t data[] = {0x00, 0x00, 0x00, 0x00};
  display.setSegments(data);
  titikdua = 0x80;
  display.setSegments(&titikdua, true, 1);
    
  if (timer_menit > 9)
  {
    display.showNumberDec(firstnum,false,1,0);
  }
 
  if (timer_menit > 0)
  {
    display.showNumberDec(secondnum,false,1,1);
  }

  if (timer_detik > 9 || timer_menit > 0)
  {
    display.showNumberDec(thirdnum,false,1,2);
  }
 
  display.showNumberDec(fournum,false,1,3);
  timer_detik=timer_detik-1;
  delay(1000);  // Delay of 1 second

  if (timer_detik == -1)
  {
    timer_menit=timer_menit-1;
    timer_detik=59;
  }
}

 

Selamat Mencoba !!!!!