Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Rabu, 26 Agustus 2020

Tutorial Membuat Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Alat ini khusus kami dedikasikan untuk para peternak Ayam skala kecil yang punya hobi untuk memelihara ayam dirumah. Kami berikan Tutorial Membuat Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno. Suhu ideal yang tepat pada mesin penetas telur unggas seperti telur bebek, telur ayam, telur itik, dan telur puyuh biasanya diatur dan dipertahankan antara 37°C - 40°C. Sedangkan untuk kelembabannya bisa diatur pada kisaran antara 50-60%.

 

Ketepatan pemembacaan thermometer sangat penting bagi pengaturan suhu yang benar. Oleh sebab itu untuk pembacaan paling akurat adalah dengan meletakkan termometer di antara (tengah) barisan Telur. 


Prinsip kerja alat ini adalah menyalakan lampu pijar pemanas saat suhu dibawah 37°C dan mematikan lampu pijar pemanas saat suhu diatas 40°C. Namun mengingat pembacaan sensor suhu tidak mungkin 100% akurat, maka penyimpangan +/- 0,5°C masih bisa ditoleransi. Sehingga kami atur suhu berada di posisi antara 37.5°C sampai dengan 39.5°C.

 

Berikut ini adalah gambar Schematic Diagram Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno :

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Module DHT11 >>> BELI DISINI
3. Module Relay 1 Channel >>> BELI DISINI
4. Lampu Pijar >>> BELI DISINI
5. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Silahkan Download Library DHT11 KLIK DISINI.


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

//DHT Library
#include "DHT.h"
#define DHTPIN 3
#define DHTTYPE DHT11
DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);

const int Relay = 2;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  dht.begin();
  pinMode(Relay, OUTPUT);
  digitalWrite(Relay, LOW);
}

void loop()
{
  float temp = dht.readTemperature();
  int hum = dht.readHumidity();
  delay(1000);
 
  if (temp <= 37.5 || hum >= 60)
  {
    digitalWrite(Relay, LOW);
  }
  if (temp >= 39.5 || hum <= 50)
  {
    digitalWrite(Relay, HIGH);
  }
}


Selamat Mencoba !!!

Senin, 24 Agustus 2020

Tutorial Membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno

- 2 komentar

Untuk Anda yang tidak memiliki Kulkas atau Lemari ES dirumah, kami akan membagikan Tutorial Membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno. Alat ini bisa Anda gunakan untuk menyimpan buah agar sedikit lebih awet karena berada pada suhu dingin. Anda tidak perlu khawatir mengenai biaya, karena alat ini menggunakan Styrofoam bekas sebagai bahan utamanya. Berikut ini adalah gambar Box Styrofoam yang bisa Anda gunakan untuk membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno :

 

 

Berikut ini adalah Rancang Bangun Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno :

 

Berikut ini adalah Gambar Schematic Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno:

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Module LCD 1602 >>> BELI DISINI
3. Module I2C LCD >>> BELI DISINI
4. Resistor 10K Ohm >>> BELI DISINI
5. Tombol Push Button >>> BELI DISINI
6. Module Peltier+Kipas In/Out >>> BELI DISINI

7. Module Relay 4 Channel >>> BELI DISINI

8. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Berikut ini adalah Code Programnya : 

/***************************

Tutorial Membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal_I2C.h>
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27,16,2);

const int Tombol1 = 4;
const int Tombol2 = 5;
const int Tombol3 = 6;
const int Peltier = 8;

const int pSuhu = A0;
float suhu, data;

int setPoint;
byte setSP, f_awal;
long lastButton = 0;
long delayAntiBouncing = 50;

void setup()
{
  analogReference(INTERNAL);
  pinMode(pSuhu, INPUT);
  pinMode(Tombol1, INPUT);
  pinMode(Tombol2, INPUT);
  pinMode(Tombol3, INPUT);
  pinMode(Peltier, OUTPUT);
  lcd.init(); // initialize the lcd
  lcd.backlight();
  lcd.clear();
  lcd.setCursor(0, 0);
  lcd.print("ALAT PENDINGIN  ");
  lcd.setCursor(0, 1);
  lcd.print("& PENGAWET BUAH ");
  delay(5000);
  lcd.clear();
  setPoint = 14;
}

void loop()
{
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("SP=");
  lcd.print(setPoint);
  lcd.print((char)223);
  lcd.print("C");
 
  data = analogRead(pSuhu);
  suhu = data / 9.309;
  lcd.setCursor(8, 0); //baris pertama
  lcd.print("T=");  
  lcd.print(suhu);
  lcd.print((char)223);
  lcd.print("C");
 
  if (suhu<(setPoint-1) || f_awal == 0)
  {
    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print(" Pendingin OFF  ");
    digitalWrite(Peltier, LOW);
    f_awal=1;
  }
  else if (suhu>=setPoint)
  {
    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print("  Pendingin ON  ");
    digitalWrite(Peltier, HIGH);
  }
  tombol();
  delay(100);
}

void tombol()
{
  digitalWrite(Tombol1, LOW);
  digitalWrite(Tombol2, LOW);
  digitalWrite(Tombol3, LOW);

  if (digitalRead(Tombol1)==1)
  {
    lcd.clear();
    lcd.print("Setting SetPoint");
    lcd.setCursor(9,0);
    delay(1000);
    lcd.clear();
    setSP++;

    do
    {
      if(digitalRead(Tombol1)==1)
      {
        if ((millis()-lastButton)>delayAntiBouncing)
        {
          setSP++;
        }
        lastButton = millis();
      }
     
      else if(digitalRead(Tombol2)==1)
      {
        if((millis()-lastButton)>delayAntiBouncing)
        {
          setPoint++;
        }
        lastButton = millis();
      }

      else if(digitalRead(Tombol3)==1)
      {
        if((millis()-lastButton)>delayAntiBouncing)
        {
          if(setPoint>0)
          {
            setPoint--;
          }
        }
        lastButton=millis();
      }
      lcd.setCursor(0,0);
      lcd.print("SP=");
      lcd.print(setPoint);
      lcd.print((char)223);
      lcd.print("C");
    }
    while (setSP<2);
    setSP=0;
    f_awal=0;
    lcd.clear();
    lcd.print("Set Point OK!");
    delay(1000);
    lcd.clear();
  }
}

 

Selamat Mencoba !!!

 

Sabtu, 22 Agustus 2020

Tutorial Membuat GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno

- Tidak ada komentar

Disaat Pandemi Covid-19 saat ini angka kejahatan meningkat. Hal ini karena berbanding lurus dengan Angka pengangguran yang meningkat. Kejahatan yang paling banyak adalah begal dan pencurian kendaraan bermotor. Kali ini kami akan berbagi tentang Tutorial Membuat GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno. Alat ini berfungsi untuk melakukan pelacakan Posisi kendaraan kita menggunakan GPS. 

 

Baca Juga : Cara Program dan Akses Modul GSM SIM800L V.1 Menggunakan Arduino Nano/Uno.

 

Cara kerjanya adalah jika kita mengirimkan perintah pelacakan pada GPS Tracker, maka SIM800L akan mengirimkan SMS berupa link Koordinat Posisi Kendaraan kita. Link tersebut bisa digunakan untuk melacak Posisi Kendaraan menggunakan Google Maps. 

 

Berikut ini adalah Bentuk Fisik dari GPS NEO 6M:

 

Berikut ini adalah Schematic Diagram GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI

2. Module GPS NEO 6M >>> BELI DISINI

3. Module SIM800L >>> BELI DISINI

4. Dioda 1N4007 >>> BELI DISINI

5. Elco 470uF/16 Volt >>> BELI DISINI

6. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

 

/***************************

Tutorial Membuat GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include "SIM900.h"
#include "sms.h"
SMSGSM sms;
char buffer[160];
char smsbuffer[160];
char n[20];
unsigned long last = 0UL;

#include "SoftwareSerial.h"

#include <TinyGPS++.h>
TinyGPSPlus gps;

#include <PString.h>
PString str(buffer, sizeof(buffer));
String kirim="";

int Buzzer = 12;

void setup()
{
  pinMode(Buzzer,OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
  if (gsm.begin(9600))
  {
    sms.SendSMS("Nomor HP Anda", "GPS TRACKER ONLINE");
    delsms();
    digitalWrite(Buzzer,HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    delay(1000);
  }
}

void loop()
{
  kirim="";
  while (Serial.available() > 0)
  if( gps.encode(Serial.read()))
  info();
}

void(* resetFunc) (void) = 0;

void delsms()
{
  for (int i=0; i<10; i++)
  { 
    int pos=sms.IsSMSPresent(SMS_ALL);
    if (pos!=0)
    {
      if (sms.DeleteSMS(pos)==1)
      {
      }
      else
      {
      }
    }
  }
}

void info()
{
  str.begin();
  str.print("https://maps.google.com/maps?q=");
  str.print(gps.location.lat(), 6);
  str.print(F(","));
  str.print(gps.location.lng(), 6);
  kirim=str;
   
  int pos=0;
  pos=sms.IsSMSPresent(SMS_ALL);
  if(pos)
  {
    sms.GetSMS(pos,n,20,smsbuffer,100);
    if(!strcmp(smsbuffer,"TrackingGPS"))
    {
      digitalWrite(Buzzer,HIGH);
      str.begin();
      str.print(kirim);
      sms.SendSMS(n,buffer);
      digitalWrite(Buzzer,LOW);
    }
    if(!strcmp(smsbuffer,"ResetGPS"))
    {
      sms.SendSMS(n,"GPS TRACKER RESET");
      delay(5000);
      resetFunc();
    }
    delsms();
  }


Selamat Mencoba.



 



Kamis, 20 Agustus 2020

Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert

- 2 komentar

Gas LPG merupakan kebutuhan pokok Masyarakat Indonesia semenjak Bahan bakar minyak tanah dicabut oleh pemerintah beberapa tahun lalu. Akan tetapi bahan bakar LPG ini memiliki kelemahan yang sangat berbahaya. Banyak kebakaran dan kecelakaan terjadi yang di sebabkan oleh kebocoran gas dan meledaknya tabung gas elpiji ( LPG = Liquid Petroleum Gas ) akhir-akhir ini, menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat pengguna gas tersebut. Berita kebakaran pun sering terdengar sebagai akibat tabung gas LPG meledak. Penyebab meledaknya tabung gas ini karena kebocoran pada selang, tabung atau pada regulatornya yang tidak terpasang dengan baik. Pada saat terjadi kebocoran akan tercium gas yang menyengat, Gas inilah yang nantinya akan meledak apabila ada sulutan atau percikan api, atau adanya nyala rokok.

 

Baca Juga :  Alat Pendeteksi Kebocoran Gas LPG, Pendeteksi Asap, dan Gas Metana Sederhana (Sensor Gas Dengan Menggunakan Arduino Uno dan Sensor Gas MQ2)


Kami mencoba membuat Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert. Pada intinya ledakan dapat dihindarkan apabila adanya pencegahan dini, saat gas keluar atau pada saat kebocoran gas terjadi. sistem keamanan ini bekerja dengan cara memberikan sistem peringatan ( Early Warning System ) untuk memberikan sebuah tanda jika ada tercium bau gas disekitar rumah. Jika sistem ini mentedeksi adanya bau gas LPG maka sistem akan memberikan sebuah tanda berupa alarm/buzzer serta mengirim Notifikasi SMS ke HP pemilik Rumah. Sehingga terjadinya kebakaran dapat dicegah.

Baca Juga : Alat Pendeteksi Kebocoran Gas dilengkapi dengan Display LCD 16x2 


Berikut ini adalah Schematic Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert:

Gas SMS Arduino Schematic - www.arduinoindonesia.id

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Nano V3 >>> BELI DISINI

2. LCD 1602 >>> BELI DISINI

3. LCD I2C >>> BELI DISINI

4. Sensor Gas MQ-2 >>> BELI DISINI

5. Module GSM SIM800L >>> BELI DISINI

6. Buzzer >>> BELI DISINI

7. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Berikut ini adalah Code Programnya :

 

/***************************

Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <LiquidCrystal_I2C.h>     
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27 ,16,2); 

#include "SIM900.h"        
#include "sms.h"           
SMSGSM sms;                
char smsbuffer[160];       
char n[20];                
boolean started=false;     

#include <SoftwareSerial.h>

const int SensorGas = A0;  
const int Buzzer = 12;     
 
void setup()
{
  lcd.init();                     
  lcd.backlight();               
  digitalWrite(Buzzer, HIGH);    
  delay(250);                    
  digitalWrite(Buzzer, LOW);     
  delay(250);                    
  digitalWrite(Buzzer, HIGH);    
  delay(250);                    
  digitalWrite(Buzzer, LOW);     
  delay(250);                    
  lcd.setCursor(0,0);            
  lcd.print(" PENDETEKSI GAS "); 
  lcd.setCursor(0,1);            
  lcd.print(" BOCOR ALARM SMS"); 
  delay(5000);                   
 
  pinMode(SensorGas, INPUT);     
  pinMode(Buzzer, OUTPUT);       
 
  Serial.begin(9600);            
  if (gsm.begin(9600))           
  {
    lcd.setCursor(0,0);              
    lcd.print("MODULE GSM READY");   
    lcd.setCursor(0,1);              
    lcd.print("  SINYAL BAGUS  ");   
    Serial.println("\nstatus=READY");
    started=true;                    
  }
  else                               
  {
    lcd.setCursor(0,0);              
    lcd.print(" MODULE GSM OFF ");   
    lcd.setCursor(0,1);              
    lcd.print(" INSERT SIMCARD ");   
    delay(5000);                     
    Serial.println("\nstatus=IDLE"); 
  }
 
  if (started)                                                               
  {
    sms.SendSMS("08xxxxxxxxxx", "Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas, READY!!!"); 
  }
}

void loop()
{
  int Gas = analogRead(SensorGas); 
  Serial.print(Gas);               
 
  if(started)                                                          
  { 
    if(Gas >= 500)                                                     
    {
      lcd.setCursor(0,0);                                              
      lcd.print("  AWAS TERJADI  ");                                   
      lcd.setCursor(0,1);                                              
      lcd.print("KEBOCORAN GAS!!!");                                   
      digitalWrite(Buzzer,HIGH);                                       
      sms.SendSMS("08xxxxxxxxxx", "Awas Terjadi Kebocoran Gas LPG !!!");
      delay(10000);
    }
   
    if(Gas < 500)                    
    {
      lcd.setCursor(0,0);            
      lcd.print("KONDISI RUANGAN "); 
      lcd.setCursor(0,1);            
      lcd.print(" AMAN DARI GAS  "); 
      digitalWrite(Buzzer,LOW);      
      sms.SendSMS("08xxxxxxxxxx", "Kondisi Ruangan dalam Kondisi Aman");
      delay(1800000);
    }
  }
  delay(1000);
}

 

Selamat Mencoba.

Rabu, 19 Agustus 2020

Sistem Monitoring Lingkungan (SIMOLIN) - Kota Blitar - Jawa Timur | simolin.blitarkota.go.id

- Tidak ada komentar

Kota Blitar ditargetkan Menuju Smart City 4.0 di tahun 2021. Maka, semua hal yang bersifat publik sudah harus menggunakan teknologi cerdas sebagai tonggak utamanya. Salah satunya adalah Sistem Monitoring Lingkungan (SIMOLIN) - Kota Blitar - Jawa Timur.


Teknologi dari Sistem Monitoring Lingkungan (SIMOLIN) menggunakan "Internet of Things" (IoT). Salah satu bidang yang sedang digencarkan di Revolusi Industri 4.0. Fungsi utama sistem ini adalah untuk mengambil kebijakan publik yang diperoleh dari hasil analisis data yang tersimpan di Data Center milik pemerintah Kota Blitar.


Masyarakat Kota Blitar pada khususnya dan Masyarakat Umum di sekitar Kota Blitar dapat melakukan Monitoring 4 Parameter lingkungan. 4 Parameter tersebut adalah :
1. Suhu
2. Kelembaban
3. Polusi Udara
4. Curah Hujan

Semua data disimpan pada Data Center milik Pemerintah Kota Blitar. Real Time Update setiap 30 Menit Sekali. Untuk awal sementara ini IoT Node beserta Sensornya dipasang di 2 Tempat. Yaitu di PIPP Makam Bung Karno dan di Alun-Alun Kota Blitar.

Link Website : simolin.blitarkota.go.id 

Versi Full untuk Monitor Komputer : simolin.blitarkota.go.id/videotron

Versi Apps dalam masa pengembangan, silahkan download di PlayStore : SIMOLIN.

 

Video On Youtube :

 



Sistem ini adalah Kerjasama antara Pemerintah Kota Blitar dengan CV. Indoniaga Technology Corpora.

 

 

Sabtu, 08 Agustus 2020

Tutorial Membuat Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637

- 4 komentar

Membuat Jam Digital adalah merupakan Proyek yang perlu dicoba bagi pemula yang sedang Belajar Arduino. Kami akan bagikan Tutorial Membuat Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637. Tutorial dan Proyek Arduino yang satu ini sangat bermanfaat dan bisa digunakan untuk keperluan Jam Digital di kamar maupun Meja Kerja Anda. 

 

Bagi Anda yang belum mengetahui bentuk Fisik dari Module Seven Segment TM1637, berikut ini adalah gambarnya :

TM1637 - arduinoindonesia.id 
 
Module Seven Segment TM1637 ini memiliki 4 Pin yaitu :
1. GND dihubungkan ke ground
2. VCC dihubungkan ke sumber tegangan 5V
3. DIO dihubungkan ke Pin Digital pada Arduino
4. CLK dihubungkan juga ke Pin Digital yang di fungsikan sebagai CLOCK

Untuk menggunakan Module ini Anda perlu Library khusus untuk TM1637. Silahkan DOWNLOAD DISINI.

Selain display diatas, kita juga memerlukan pewaktu untuk membuat jam digital ini. Kali ini agar presisi maka kita gunakan RTC DS3231. RTC yang satu ini menggunakan komunikasi I2C sebagai dasar untuk akses waktunya. Berikut ini adalah bentuk Fisik dari RTC DS3231 :

Untuk menggunakan Module ini Anda perlu Library khusus untuk RTC DS3231. Silahkan DOWNLOAD DISINI.
 
Berikut ini adalah Schematic Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637  : 

Schematic Jam Digital TM1637 - arduinoindonesia.id
Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Nano V.3 >>> BELI DISINI
2. RTC DS3231 >>> BELI DISINI
3. Module TM1637 >>> BELI DISINI
4. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <Wire.h>
#include <DS3231.h>
DS3231  rtc(SDA, SCL);
Time  t;
unsigned int h,m,s;
byte f;

#include <TM1637Display.h>
#define CLK 10
#define DIO 9
TM1637Display display(CLK, DIO);

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  rtc.begin();
  display.setBrightness(7);
  //--------------------------------------------------------------
  //aktifkan baris perintah ini untuk seting RTC
  //lakukan jika waktu tidak sesuai
  //cukup sekali saja, setelah itu di-non-aktifkan lagi perintahnya
  //rtc.setDate(8, 8, 2020);  //setting tanggal 8 Agustus 2020
  //rtc.setTime(12, 58, 00);   //setting jam 12:58:00
  //rtc.setDOW(6);            //setting hari Jumat, 0=Minggu,1=Senin,2=Selasa,3=Rabu,4=Kamis,5=Sabtu
  //---------------------------------------------------------------
}

void loop()
{
  t = rtc.getTime();
  h=t.hour,DEC;
  m=t.min,DEC;
  s=t.sec,DEC;
  Serial.print(h);
  Serial.print(":");
  Serial.print(m);
  Serial.print(":");
  Serial.print(s);
  Serial.println("");
  h=(h*100+m);
  if(f==0)
  {
    display.showNumberDecEx(h, 64);
    f=1;
  }
  else
  {
    display.showNumberDecEx(h, 0);
    f=0;
  }
  delay(1000);
}

Berikut ini adalah Video Uji Cobanya :