Mikrokontroler adalah sirkuit terpadu yang dapat
diprogram untuk melakukan tugas secara mandiri tanpa perangkat lain. Raspberry
Pi Pico dan ESP32 adalah dua mikrokontroler paling populer di pasaran. Keduanya
merupakan mikrokontroler kecil dan hemat daya yang dibangun di atas CPU
dual-core 32-bit yang dapat digunakan untuk mengendalikan proyek elektronik.
Ada beberapa perbandingan antara kedua perangkat ini
yang mungkin menarik bagi Anda jika Anda sedang mencari papan mikrokontroler
baru. Perbandingan tersebut dapat dilihat dari segi biaya, daya pemrosesan,
perangkat keras dan fitur konektivitas dari masing-masing papan ini. Di bawah ini akan dijelaskan apa saja perbandingan mikrokontroler ESP32 vs Raspberry Pi Pico.
MIKROKONTROLER ESP32
Mikrokontroler ESP32 adalah mikrokontroler yang
dikembangkan oleh perusahaan Espressif Systems yang berbasis di Shanghai, Cina.
Mikrokontroler ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 sebagai penerus
dari ESP8266. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, ESP32 memberikan solusi yang
lebih kuat dan lebih serbaguna. ESP32 menggabungkan
prosesor ganda, yaitu dua inti Tensilica LX6 yang beroperasi pada frekuensi
hingga 240 MHz. Mikrokontroler ESP32 cocok
untuk aplikasi yang memerlukan pemrosesan data yang lebih intensif.