Langsung ke konten
BerandaCara Mengakses dan Pemrograman Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Cara Mengakses dan Pemrograman Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Arduino Indonesia akan berbagi tentang Cara Mengakses dan Pemrograman Water Flow Sensor YF-S201 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog. Pada kali ini akan diberikan contoh pembacaan kekeruhan air dengan menggunakan turbidity sensor dan Arduino Uno. Pada mode data yang dibaca adalah data analog yang nantinya akan diproses dan dihitung sehingga kita bisa mendapatkan nilai kekeruhannya. 


Baca Juga : Cara Mengakses dan Pemrograman Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 Menggunakan Arduino Uno - Mode Digital .


Berikut ini adalah Schematics Diagram dari Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog :

 


 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 >>> BELI DISINI
3. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Baca Juga : Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 .


Berikut ini adalah Code Program untuk melihat Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189  Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog :

 

/***************************

Cara Mengakses dan Pemrograman Turbidity Sensor (Kekeruhan Air) SEN0189 Menggunakan Arduino Uno - Mode Analog

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2021

****************************/

int pinTurb = A0;
float V;
float kekeruhan;
float VRata2;
float VHasil;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  Serial.println("SENSOR KEKERUHAN AIR");
  delay(2000);
}

void loop()
{
  V = 0;
  for(int i=0; i<800; i++)
  {
    V += ((float)analogRead(pinTurb)/1023)*5;
  }

  VRata2 = V/800;
  VHasil = roundf(VRata2*10.0f)/10.0f;

  if(VHasil < 2.5)
  {
    kekeruhan = 3000;
  }
  else
  {
    kekeruhan = -1120.4*square(VHasil)+5742.3*VHasil-4353.8;
  }

  Serial.print("tegangan :");
  Serial.print(VHasil);
  Serial.print(" V");

  Serial.print("\t kekeruhan :");
  Serial.println(kekeruhan);
  delay(10);
}

 

 

 

Bagikan tutorial iniWhatsApp ↗

Terima kasih sudah belajar bersama Arduino Indonesia.

← Kembali ke beranda

Komentar (6)

  1. makasi kasemoga sukses dan bermamfat selalu Amin

    BalasHapus
  2. I am using your schema and codes(edited) for showing how to connect them with giving credits. Is this ok?

    BalasHapus
  3. Mohon maaf saya mau bertanya. Saya sudah mencoba menggunakan code di atas tetapi kenapa ada eror pada bagian square. Dimana tertulis "square was not declared in this scope" kira2 itu kenapa ya? Mohon solusinya. Terimakasih.

    BalasHapus
  4. kak kalau menggunakan esp32 rumus yang terdapat di dalam program diganti berapa ya?

    BalasHapus