Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Selasa, 13 Februari 2024

Arduino dan OLED Display: Panduan Pemula

Arduino memberikan kemudahan dalam membuat berbagai proyek elektronik yang kreatif dan inovatif. Salah satu komponen yang sering digunakan dalam proyek Arduino adalah OLED (Organic Light-Emitting Diode) Display. OLED Display memiliki keunggulan dalam hal kecerahan, kontras dan efisiensi energi jika dibandingkan dengan LCD (Liquid Crystal Display) konvensional. OLED Display adalah jenis layar yang menggunakan dioda organik untuk menghasilkan cahaya dan menampilkan gambar atau teks. Setiap piksel pada layar OLED dapat menghasilkan cahaya sendiri, sehingga tidak memerlukan sumber cahaya belakang atau lampu latar tambahan. Hal ini membuat OLED Display lebih tipis, ringan dan menghemat energi.

OLED  Display

OLED Display memiliki respons waktu yang lebih cepat, kontras yang lebih tinggi dan sudut pandang yang lebih luas jika dibandingkan dengan LCD konvensional. Hal ini membuatnya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan tampilan yang jelas dan responsif, seperti jam digital, pemantauan sensor, dan peralatan rumah tangga pintar.

 

Cara Menghubungkan OLED Display dengan Arduino

 

1. Siapkan OLED Display, Arduino board, kabel jumper dan breadboard.

 

2. Periksa dokumentasi OLED Display untuk mengetahui pin-pinnnya. Biasanya, OLED Display memiliki pin untuk catu daya (VCC dan GND), serta pin untuk komunikasi data (SDA dan SCL).

3. Hubungkan pin VCC OLED Display ke pin 5V pada Arduino, pin GND ke pin GND Arduino, pin SDA ke pin A4 dan pin SCL ke pin A5.

Arduino dan OLED Display

4. Instal library OLED Display ke dalam Arduino IDE. Banyak library OLED Display yang tersedia secara gratis di internet dan dapat diunduh dari repositori Arduino IDE.

 

5. Tulis program Arduino untuk mengontrol OLED Display. Anda dapat menggunakan contoh kode yang disertakan dalam library OLED Display atau menulis kode custom sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

 

6. Pasang OLED Display ke breadboard dan hubungkan Arduino ke komputer. Upload program yang sudah Anda tulis ke dalam Arduino dan pastikan tampilan di OLED Display sesuai dengan yang Anda harapkan.

 

Contoh Proyek Sederhana

 

Berikut ini contoh proyek sederhana yang menggunakan Arduino dan OLED Display :

 

Jam Digital Sederhana

 

Adapun beberapa bahan yang diperlukan, antara lain :

 

- Arduino Uno

 

- OLED Display

 

- Kabel jumper

 

- Breadboard

 

Langkah-langkah dalam Membuat Proyek Sederhana Menggunakan Arduino dan OLED Display

 

1. Hubungkan OLED Display ke Arduino seperti yang dijelaskan di atas.

 

2. Tulis program Arduino untuk menampilkan jam digital pada OLED Display. Program ini harus dapat membaca waktu dari modul RTC (Real Time Clock) dan menampilkan jam, menit dan detik pada OLED Display.

 

3. Pasang modul RTC ke Arduino dan hubungkan kabel jumper yang sesuai.

 

4. Uji coba proyek Anda dengan menghubungkan Arduino ke komputer dan melihat tampilan jam digital pada OLED Display.

 

Jadi, OLED Display dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari jam digital hingga pemantauan sensor. Anda dapat dengan mudah menghubungkan OLED Display dengan Arduino dan mulai menciptakan proyek-proyek yang kreatif dan inovatif dengan mengikuti panduan pemula ini. Anda akan dapat membuat berbagai proyek yang lebih menarik dan bermanfaat dengan menggunakan Arduino dan OLED Display

 

 

 

 

 

Siap Untuk Membuat Proyek Impianmu Menjadi Kenyataan?

Klik di sini untuk chat langsung via WhatsApp dan dapatkan dukungan langsung dari tim ahli kami!

 

0 on: "Arduino dan OLED Display: Panduan Pemula"