Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Selasa, 05 Mei 2026

Serial Monitor Arduino - Cara Mengirim dan Menerima Data untuk Pemula

Serial Monitor Arduino adalah fitur penting dalam Arduino IDE yang digunakan untuk komunikasi antara Arduino dan komputer. Fitur ini sangat berguna untuk debugging, pemantauan data, dan pengiriman perintah. Dengan memahami Serial Monitor, Anda dapat melihat hasil program secara langsung dan mengontrol Arduino melalui komputer.

Perangkat Keras yang Dibutuhkan

Untuk mencoba fitur ini, siapkan:

- Arduino UNO

- DIYables STEM V3 (kompatibel dengan Arduino UNO R3)

- Kabel USB (tipe A/B atau C/B sesuai PC)

- Breadboard (opsional)

- Kabel jumper (opsional)

Apa Itu Serial Monitor?

Serial Monitor adalah alat di dalam Arduino IDE yang memiliki dua fungsi utama:

- Arduino → PC → Mengirim data dari Arduino ke komputer (monitoring & debugging)

- PC → Arduino → Mengirim perintah dari komputer ke Arduino

Komunikasi ini menggunakan kabel USB, yang juga digunakan saat upload program.

 

Baca juga: Struktur Kode Arduino - Memahami Fungsi setup() dan loop() untuk Pemula 

Cara Membuka Serial Monitor

Untuk menggunakan Serial Monitor:

- Klik ikon Serial Monitor di Arduino IDE

 


- Atau tekan shortcut (Ctrl + Shift + M)

Fitur-fitur pada Serial Monitor

1. Konsol Output

Menampilkan data yang dikirim dari Arduino ke komputer.

 

2. Auto Scroll

Mengaktifkan atau menonaktifkan scroll otomatis saat data terus bertambah.

 

3. Timestamp

Menampilkan waktu (timestamp) sebelum data ditampilkan.

 

4. Clear Output

Menghapus semua teks pada layar Serial Monitor.

 

5. Baud Rate

Menentukan kecepatan komunikasi antara Arduino dan komputer.

 

Penting:

Nilai baud rate harus sama dengan yang ada di kode:


Serial.begin(9600);


6. Kolom Input

Digunakan untuk mengetik data/perintah yang akan dikirim ke Arduino.

7. Line Ending (Akhiran Data)

Pilihan karakter tambahan saat mengirim data:

- No line ending → tanpa tambahan

- Newline (\n) → baris baru

- Carriage return (\r) → kembali ke awal baris

- Both NL & CR (\r\n) → kombinasi keduanya

 

8. Tombol Send

Digunakan untuk mengirim data dari komputer ke Arduino.

Arduino ke PC (Mengirim Data)

Untuk mengirim data ke Serial Monitor, gunakan fungsi berikut:

1. Inisialisasi Serial


void setup() {

  Serial.begin(9600);

}

2. Mengirim Data


void loop() {

  Serial.println("Hello World!");

  delay(1000);

}


Contoh Program

Mengirim teks setiap 1 detik:

 

void setup() {

  Serial.begin(9600);

}


void loop() {

  Serial.println("arduinoindonesia.id");

  delay(1000);

}

 

Langkah Menjalankan

- Salin kode ke Arduino IDE

- Klik Upload

- Buka Serial Monitor

- Pilih baud rate 9600

- Lihat output

 

PC ke Arduino (Mengirim Perintah)

Anda juga bisa mengirim perintah dari Serial Monitor ke Arduino.

1. Membaca Data dari Serial

 

void setup() {

  Serial.begin(9600);

}


void loop() {

  if (Serial.available()) {

    String data = Serial.readStringUntil('\n');

    Serial.println(data);

  }

}

 

Contoh: Mengontrol LED dari Serial Monitor

Dalam contoh ini, Anda dapat mengontrol LED dengan perintah:

- "ON" → menyalakan LED

- "OFF" → mematikan LED

Contoh Kode Program


void setup() {

  Serial.begin(9600);

  pinMode(13, OUTPUT);

}


void loop() {

  if (Serial.available()) {

    String perintah = Serial.readStringUntil('\n');


    if (perintah == "ON") {

      digitalWrite(13, HIGH);

      Serial.println("LED ON");

    } else if (perintah == "OFF") {

      digitalWrite(13, LOW);

      Serial.println("LED OFF");

    }

  }

}

 

Langkah Penggunaan

- Upload kode ke Arduino

- Buka Serial Monitor

- Pilih baud rate 9600

- Pilih Newline (\n) pada Line Ending

- Ketik ON atau OFF, lalu klik Send

Hasil yang Akan Terlihat

- LED pada Arduino akan menyala atau mati

- Status LED akan tampil di Serial Monitor

Tips Penting untuk Pemula

Agar penggunaan Serial Monitor Arduino berjalan lancar:

- Pastikan baud rate sama antara kode dan Serial Monitor

- Gunakan newline (\n) untuk membaca perintah lengkap

- Tutup Serial Monitor saat upload jika terjadi error

- Gunakan kabel USB yang mendukung data

 

Dalam praktik, hasil dan kendala yang ditemui bisa berbeda tergantung perangkat, konfigurasi, versi library, dan sistem yang digunakan.  

0 on: "Serial Monitor Arduino - Cara Mengirim dan Menerima Data untuk Pemula"