Selain Serial Monitor, Arduino juga memiliki fitur visualisasi yang lebih menarik yaitu Serial Plotter Arduino. Dengan fitur ini, Anda dapat menampilkan data sensor dalam bentuk grafik secara real-time. Tutorial ini akan membantu Anda memahami cara menggunakan Serial Plotter, termasuk menampilkan satu grafik maupun beberapa grafik sekaligus.
Perangkat Keras yang Dibutuhkan
Untuk mencoba fitur ini, siapkan:
- Arduino UNO
- DIYables STEM V3 (kompatibel dengan Arduino UNO R3)
- Kabel USB (tipe A/B atau C/B sesuai PC)
- Breadboard
- Sensor (opsional, misalnya sensor analog)
Apa itu Serial Plotter Arduino?
Serial Plotter Arduino adalah alat dalam Arduino IDE yang digunakan untuk memvisualisasikan data dalam bentuk grafik (gelombang).
Fungsi utama:
- Menampilkan data sensor seperti suhu, cahaya, atau kelembaban
- Membantu analisis data secara visual
- Mempermudah debugging berbasis grafik
Data dikirim dari Arduino ke Serial Plotter melalui kabel USB, sama seperti saat upload program.
Cara Kerja Serial Plotter
Sumbu pada Grafik
- Sumbu X (horizontal) → mewakili waktu
- Sumbu Y (vertikal) → mewakili nilai data
Catatan:
- Sumbu X menampilkan sekitar 500 data terakhir
- Sumbu Y akan menyesuaikan secara otomatis sesuai nilai
Cara Membuka Serial Plotter
Untuk membuka Serial Plotter Arduino:
- Klik menu Tools → Serial Plotter
- Atau klik ikon Serial Plotter di Arduino IDE
Menampilkan Grafik Tunggal (Single Plot)
Untuk menampilkan satu grafik, cukup gunakan:
Serial.println(nilai);
Penjelasan:
- Serial.println() otomatis menambahkan karakter akhir data
- Data akan ditampilkan sebagai satu garis grafik
Contoh Program Grafik Tunggal
Membaca nilai analog dari pin A0:
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
int sensorValue = analogRead(A0);
Serial.println(sensorValue);
delay(100);
}
Langkah Menjalankan
- Salin kode ke Arduino IDE
- Klik Upload
- Buka Serial Plotter
- Pilih baud rate 9600
- Lihat grafik yang muncul
Menampilkan Beberapa Grafik (Multi Plot)
Untuk menampilkan beberapa grafik dalam satu layar, gunakan pemisah:
* Spasi `" "` atau tab `"\t"`
Format Dasar:
Serial.print(data1);
Serial.print(" ");
Serial.print(data2);
Serial.print(" ");
Serial.println(data3);
Catatan:
- Data terakhir harus menggunakan Serial.println()
- Setiap nilai akan ditampilkan sebagai garis berbeda
Contoh Program Multi Grafik
Membaca beberapa input analog:
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
int a = analogRead(A0);
int b = analogRead(A1);
int c = analogRead(A2);
int d = analogRead(A3);
Serial.print(a);
Serial.print(" ");
Serial.print(b);
Serial.print(" ");
Serial.print(c);
Serial.print(" ");
Serial.println(d);
delay(100);
}
Contoh Visualisasi Gelombang
Anda juga bisa membuat simulasi gelombang seperti sinus:
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
float x = millis() / 1000.0;
float y1 = sin(x);
float y2 = sin(x + 1);
float y3 = sin(x + 2);
Serial.print(y1);
Serial.print(" ");
Serial.print(y2);
Serial.print(" ");
Serial.println(y3);
delay(50);
}
Tips Menggunakan Serial Plotter
Agar hasil grafik lebih optimal:
- Gunakan delay kecil agar grafik halus
- Pastikan baud rate sesuai (misalnya 9600)
- Gunakan spasi atau tab sebagai pemisah data
- Hindari teks (gunakan angka saja) untuk plot
Dalam praktik, hasil dan kendala yang ditemui bisa berbeda tergantung perangkat, konfigurasi, versi library, dan sistem yang digunakan.
- Diskusi umum dan tanya jawab praktik: https://t.me/edukasielektronika
- Kendala spesifik dan kasus tertentu: http://bit.ly/Chatarduino


0 on: "Serial Plotter Arduino - Cara Visualisasi Data Sensor dalam Grafik Real-Time"