Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Selasa, 07 Juli 2026

Arduino dan Sensor Ultrasonik Mengontrol Piezo Buzzer

Sensor ultrasonik tidak hanya digunakan untuk mengukur jarak, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pemicu berbagai perangkat output, salah satunya adalah piezo buzzer. Dengan menggabungkan sensor ultrasonik HC-SR04 dan Arduino, Anda dapat membuat sistem peringatan yang akan mengeluarkan bunyi ketika ada objek yang berada pada jarak tertentu dari sensor. Pada tutorial ini, Anda akan mempelajari cara membaca data jarak dari sensor ultrasonik, kemudian menggunakan data tersebut untuk mengaktifkan atau menonaktifkan piezo buzzer. Selain itu, Anda juga akan mempelajari cara membuat buzzer memainkan sebuah melodi saat objek terdeteksi berada dalam jangkauan sensor.

Perangkat Keras yang Dibutuhkan

- Arduino Uno R3

- Kabel USB

- Sensor ultrasonik HC-SR04

- Piezo buzzer aktif atau pasif

- Breadboard

- Kabel jumper

Konsep Kerja Sensor Ultrasonik dan Piezo Buzzer

Sensor ultrasonik HC-SR04 bekerja dengan mengirimkan gelombang ultrasonik melalui pin TRIG, kemudian menerima pantulan gelombang tersebut melalui pin ECHO. Arduino menghitung lama waktu perjalanan gelombang untuk menentukan jarak objek dari sensor. Nilai jarak yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan nilai batas (threshold) yang telah ditentukan pada program. Cara kerjanya adalah sebagai berikut:

- Jika objek berada lebih dekat daripada nilai ambang batas, Arduino akan mengaktifkan buzzer.

- Jika objek berada lebih jauh dari nilai ambang batas, buzzer akan dimatikan.

- Pada versi yang lebih menarik, buzzer juga dapat memainkan sebuah melodi setiap kali objek berada dalam area deteksi. 

Konsep ini banyak diterapkan pada berbagai proyek, seperti alarm parkir kendaraan, sistem keamanan pintu, peringatan jarak aman, robot penghindar rintangan, dan sistem monitoring otomatis. 

 

Baca juga: Cara Menggunakan Keypad 4x4 dengan Arduino Uno 

Wiring Diagram Arduino dan Sensor Ultrasonik

Program Arduino Menyalakan Piezo Buzzer

Program berikut akan membuat buzzer berbunyi terus-menerus ketika objek berada pada jarak kurang dari 50 cm.

 

// constants won't change

const int TRIG_PIN   = 6;

const int ECHO_PIN   = 7;

const int BUZZER_PIN = 2;

const int DISTANCE_THRESHOLD = 50;


// variables

float duration_us, distance_cm;


void setup() {

  Serial.begin(9600);


  pinMode(TRIG_PIN, OUTPUT);

  pinMode(ECHO_PIN, INPUT);

  pinMode(BUZZER_PIN, OUTPUT);

}


void loop() {


  digitalWrite(TRIG_PIN, HIGH);

  delayMicroseconds(10);

  digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);


  duration_us = pulseIn(ECHO_PIN, HIGH);


  distance_cm = 0.017 * duration_us;


  if(distance_cm < DISTANCE_THRESHOLD)

    digitalWrite(BUZZER_PIN, HIGH);

  else

    digitalWrite(BUZZER_PIN, LOW);


  Serial.print("Distance : ");

  Serial.print(distance_cm);

  Serial.println(" cm");


  delay(500);

}


Penjelasan Program

Program diawali dengan menentukan pin yang digunakan untuk sensor ultrasonik dan buzzer.

 

const int TRIG_PIN = 6;

const int ECHO_PIN = 7;

const int BUZZER_PIN = 2;


Nilai batas jarak juga ditentukan.

 

const int DISTANCE_THRESHOLD = 50;


Artinya, objek yang berada lebih dekat dari 50 cm akan memicu buzzer. Di dalam fungsi loop(), Arduino akan mengirimkan pulsa selama 10 mikrodetik ke pin TRIG.

 

digitalWrite(TRIG_PIN, HIGH);

delayMicroseconds(10);

digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);


Pulsa pantulan kemudian diukur menggunakan fungsi pulseIn().

 

duration_us = pulseIn(ECHO_PIN, HIGH);


Durasi tersebut diubah menjadi jarak.

 

distance_cm = 0.017 * duration_us;


Selanjutnya dilakukan proses pengambilan keputusan.

 

if(distance_cm < DISTANCE_THRESHOLD)


Jika objek berada dalam jarak kurang dari 50 cm, buzzer diaktifkan.

 

digitalWrite(BUZZER_PIN, HIGH);


Sebaliknya, apabila objek menjauh, buzzer dimatikan.

 

digitalWrite(BUZZER_PIN, LOW);


Cara Menjalankan Program

1. Hubungkan Arduino ke komputer menggunakan kabel USB.

2. Sambungkan sensor ultrasonik dan piezo buzzer sesuai rangkaian.

3. Buka Arduino IDE.

4. Pilih Board dan Port yang sesuai.

5. Salin program di atas ke Arduino IDE.

6. Klik Upload dan tunggu hingga proses selesai.

7. Dekatkan tangan atau benda ke depan sensor ultrasonik.

8. Piezo buzzer akan berbunyi ketika objek berada kurang dari 50 cm dari sensor.  

 


Program Arduino Memainkan Melodi Menggunakan Piezo Buzzer

Selain menghasilkan bunyi sederhana, piezo buzzer pasif juga mampu memainkan nada dengan fungsi tone(). Program berikut akan memutar sebuah melodi ketika sensor mendeteksi objek berada dalam jarak tertentu.


#include "pitches.h"


const int TRIG_PIN = 6;

const int ECHO_PIN = 7;

const int BUZZER_PIN = 2;


const int DISTANCE_THRESHOLD = 50;


float duration_us, distance_cm;


// isi array melody dan noteDurations sama seperti contoh


int melody[] = {

NOTE_C4, NOTE_G3, NOTE_G3, NOTE_A3,

NOTE_G3, 0, NOTE_B3, NOTE_C4

};


int noteDurations[] = {

4, 8, 8, 4,

4, 4, 4, 4

}; 


void setup() {

  pinMode(TRIG_PIN, OUTPUT);

  pinMode(ECHO_PIN, INPUT);

}


void loop() {


  digitalWrite(TRIG_PIN, HIGH);

  delayMicroseconds(10);

  digitalWrite(TRIG_PIN, LOW);


  duration_us = pulseIn(ECHO_PIN, HIGH);


  distance_cm = 0.017 * duration_us;


  if(distance_cm < DISTANCE_THRESHOLD)

    buzzer();


  delay(500);

}


void buzzer() {


  int size = sizeof(noteDurations) / sizeof(int);


  for(int thisNote = 0; thisNote < size; thisNote++){


    int noteDuration = 1000 / noteDurations[thisNote];


    tone(BUZZER_PIN, melody[thisNote], noteDuration);


    delay(noteDuration * 1.30);


    noTone(BUZZER_PIN);

  }

}


Penjelasan Program

Pada program ini digunakan library tambahan bernama pitches.h. Library tersebut berisi daftar frekuensi setiap nada musik, misalnya:

 

NOTE_C4

NOTE_D4

NOTE_E4

NOTE_G5


Fungsi utama yang menghasilkan suara adalah:

 

tone(BUZZER_PIN, melody[thisNote], noteDuration);


Fungsi tersebut akan memainkan nada sesuai isi array melody. Setelah satu nada selesai dimainkan, fungsi berikut menghentikan suara sebelum berpindah ke nada berikutnya.

 

noTone(BUZZER_PIN);


Seluruh nada dimainkan secara berurutan melalui fungsi buzzer(), sehingga terdengar sebagai sebuah lagu sederhana.

Membuat File pitches.h

Sebelum program dijalankan, Anda perlu membuat file tambahan bernama pitches.h. Caranya sebagai berikut.

1. Buka Arduino IDE.

2. Klik tanda panah kecil di bagian atas tab sketch.

3. Pilih New Tab.

 


4. Beri nama file pitches.h.

 


5. Tempelkan seluruh daftar konstanta nada (NOTE_B0 hingga NOTE_DS8) ke dalam file tersebut.

 

/*************************************************

 * Public Constants

 *************************************************/


#define NOTE_B0  31

#define NOTE_C1  33

#define NOTE_CS1 35

#define NOTE_D1  37

#define NOTE_DS1 39

#define NOTE_E1  41

#define NOTE_F1  44

#define NOTE_FS1 46

#define NOTE_G1  49

#define NOTE_GS1 52

#define NOTE_A1  55

#define NOTE_AS1 58

#define NOTE_B1  62

#define NOTE_C2  65

#define NOTE_CS2 69

#define NOTE_D2  73

#define NOTE_DS2 78

#define NOTE_E2  82

#define NOTE_F2  87

#define NOTE_FS2 93

#define NOTE_G2  98

#define NOTE_GS2 104

#define NOTE_A2  110

#define NOTE_AS2 117

#define NOTE_B2  123

#define NOTE_C3  131

#define NOTE_CS3 139

#define NOTE_D3  147

#define NOTE_DS3 156

#define NOTE_E3  165

#define NOTE_F3  175

#define NOTE_FS3 185

#define NOTE_G3  196

#define NOTE_GS3 208

#define NOTE_A3  220

#define NOTE_AS3 233

#define NOTE_B3  247

#define NOTE_C4  262

#define NOTE_CS4 277

#define NOTE_D4  294

#define NOTE_DS4 311

#define NOTE_E4  330

#define NOTE_F4  349

#define NOTE_FS4 370

#define NOTE_G4  392

#define NOTE_GS4 415

#define NOTE_A4  440

#define NOTE_AS4 466

#define NOTE_B4  494

#define NOTE_C5  523

#define NOTE_CS5 554

#define NOTE_D5  587

#define NOTE_DS5 622

#define NOTE_E5  659

#define NOTE_F5  698

#define NOTE_FS5 740

#define NOTE_G5  784

#define NOTE_GS5 831

#define NOTE_A5  880

#define NOTE_AS5 932

#define NOTE_B5  988

#define NOTE_C6  1047

#define NOTE_CS6 1109

#define NOTE_D6  1175

#define NOTE_DS6 1245

#define NOTE_E6  1319

#define NOTE_F6  1397

#define NOTE_FS6 1480

#define NOTE_G6  1568

#define NOTE_GS6 1661

#define NOTE_A6  1760

#define NOTE_AS6 1865

#define NOTE_B6  1976

#define NOTE_C7  2093

#define NOTE_CS7 2217

#define NOTE_D7  2349

#define NOTE_DS7 2489

#define NOTE_E7  2637

#define NOTE_F7  2794

#define NOTE_FS7 2960

#define NOTE_G7  3136

#define NOTE_GS7 3322

#define NOTE_A7  3520

#define NOTE_AS7 3729

#define NOTE_B7  3951

#define NOTE_C8  4186

#define NOTE_CS8 4435

#define NOTE_D8  4699

#define NOTE_DS8 4978

 

6. Simpan file.  

File ini berfungsi sebagai kamus frekuensi nada sehingga fungsi tone() dapat mengenali setiap nama nada yang digunakan pada program.

Cara Menjalankan Program Melodi

Setelah file pitches.h selesai dibuat, lakukan langkah berikut:

1. Pastikan seluruh rangkaian sensor ultrasonik dan buzzer telah terpasang dengan benar.

2. Buka sketch Arduino yang berisi program melodi.

3. Klik Upload untuk mengirim program ke Arduino.

4. Setelah proses selesai, dekatkan tangan atau benda ke depan sensor ultrasonik.

5. Jika objek berada dalam jarak yang telah ditentukan, buzzer akan memainkan melodi secara otomatis.  

 


Baca juga: Arduino dan Sensor Gerak Mengontrol Piezo Buzzer

 

 

 

Dalam praktik, hasil dan kendala yang ditemui bisa berbeda tergantung perangkat, konfigurasi, versi library, dan sistem yang digunakan.  

0 on: "Arduino dan Sensor Ultrasonik Mengontrol Piezo Buzzer"