Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Selasa, 10 Januari 2023

Penjelasan tentang Protokol HTTP pada Internet of Things

HTTP


 

HTTP merupakan protokol jaringan lapisan aplikasi (application layer) yang dikembangkan untuk membantu proses transfer antar komputer. Protokol ini berguna untuk mentransfer informasi seperti dokumen, file, gambar, dan video antar komputer. Sesuai dengan namanya, penggunaan protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol) berhubungan dengan hypertext sehingga banyak mengambil sumber daya dari sebuah tautan jenis berkas yang bertindak sebagai referensi ke berkas lainnya atau direktori.

 

Protokol HTTP menyediakan kumpulan perintah di dalam komunikasi antar jaringan. Komunikasi tersebut berlangsung antara web server dengan komputer client atau sebaliknya. Di dalam komunikasi ini, komputer client melakukan permintaan dengan mengakses alamat IP Address atau domain (URL). Kemudian web server mengelola permintaan tersebut sesuai dengan kode yang dimasukkan. Contoh yang paling sederhana dari penggunaan protokol HTTP ini yaitu komunikasi antara komputer client dengan web server.

 

Komputer client melakukan permintaan menggunakan browser ke web server. Kemudian web server menanggapi permintaan tersebut dengan mengirimkan data atau dokumen yang tersedia di dalam web server sesuai dengan permintaan komputer client. Sebenarnya, ada protokol lain untuk bertukar data dan informasi seperti FTP, SMTP, IMAP atau POP3. Akan tetapi protokol HTTP yang paling banyak digunakan jika dibandingkan dengan yang lainnya. Alasannya karena HTTP pertama kali memang di desain untuk mengelola dokumen HTML dan mengirimkannya kepada client.

 

Selain itu, protokol HTTP cukup fleksibel dan sampai saat ini terus dikembangkan dengan penambahan beberapa fitur baru. Hal ini membuat protokol HTTP menjadi protokol yang paling bisa diandalkan dan paling cepat memproses pertukaran data. Sedikit info tambahan, HTTP kini sudah berevolusi menjadi HTTP/3 yang pastinya lebih cepat dan aman. 


Fungsi HTTP

 

Fungsi HTTP yaitu mengatur format dan bagaimana data ditransmisikan. HTTP juga berfungsi untuk mengatur bagaimana web server dan browser memproses berbagai macam perintah yang masuk. Misalnya saja, saat kita memasukkan domain (URL) di dalam browser. URL yang kita masukkan tersebut merupakan sebuah perintah ke dalam web server untuk memberikan data halaman website sesuai dengan alamat yang di akses. Hasil dari perintah ini yaitu tampilan halaman website yang muncul melalui web browser. Fungsi lain dari HTTP adalah mengamankan data dari pencurian dan hacker. Hal ini ditandai dengan munculnya HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure). Secara fungsi sama, yaitu mengatur bagaimana data diproses. Hanya saja, HTTPS merupakan protokol versi aman dibandingkan dengan HTTP.

 

Data yang diproses menggunakan HTTPS akan dienkripsi terlebih dahulu. Cara ini bertujuan menghalangi hacker atau user yang mencoba mencuri atau memata-matai proses pertukaran data yang sedang berlangsung. Data yang tidak dienkripsi akan lebih mudah dibaca dan tentu saja itu akan merugikan. Apalagi data tersebut merupakan data penting seperti username, password, PIN, identitas pribadi, dan lain sebagainya. Lihat artikel perbedaan HTTP dan HTTPS untuk mengetahui perbedaan lengkap di antara keduanya. Atau, Anda juga bisa mempraktikkan cara redirect HTTP ke HTTPS dengan mudah.

 

Cara Kerja HTTP

 

1. HTTP klien mengirimkan permintaan informasi ke web server

2. HTTP server memproses permintaan klien, sedangkan HTTP klien menunggu proses selesai

3. HTTP server memberikan informasi yang diminta. Nantinya, web server tidak akan mengingat apapun koneksi yang sudah terjadi

 

Setelah permintaan dan respon sudah selesai dijalankan, web server tidak mengingat apapun koneksi yang sudah terjadi. Jadi, saat HTTP mengirimkan permintaan ulang, web server akan memprosesnya seperti permintaan awal, itulah mengapa protokol HTTP disebut sebagai stateless protocol. Sedangkan seluruh proses pengiriman permintaan dari web client sampai dengan respon yang diberikan oleh web server merupakan HTTP Transaction. Sayangnya, HTTP tidak lepas dari kesalahan ketika memproses data. Selengkapnya simak daftar HTTP status code dan cara mengatasinya. Kita juga bisa belajar cara mengatasi HTTP error 500 dan HTTP error 503.

 

Jadi, HTTP merupakan komponen website yang mengatur pertukaran data yang terjadi di dalam internet. Protokol inilah yang membuat web client (browser) dan web server (aplikasi web) bisa terhubung. Protokol HTTP mengatur proses transmisi dan bagaimana format data dikirimkan. Itulah mengapa protokol HTTP merupakan bagian yang penting. Saking pentingnya HTTP terus dikembangkan ditandai dengan munculnya protokol HTTPS yang menggantikan versi HTTP lama. Dalam praktiknya, HTTPS menggunakan teknologi bernama HSTS. HSTS adalah metode dimana website akan memaksa browser memakai sambungan HTTPS. Oh iya, kalau Anda ingin punya situs HTTPS, Niagahoster menyediakan SSL murah terbaik, lho. Anda bisa mendapatkannya gratis saat membeli hosting Niagahoster, ataupun membelinya secara terpisah.


0 on: "Penjelasan tentang Protokol HTTP pada Internet of Things"