Webhook merupakan salah satu cara paling mudah untuk menghubungkan ESP32 dengan berbagai layanan cloud tanpa harus membuat server sendiri. Dengan memanfaatkan Webhook, ESP32 dapat mengirim data melalui HTTP Request ke platform otomatisasi seperti Make, kemudian Make akan meneruskan data tersebut ke layanan lain, seperti Google Sheets, Telegram, Discord, Email, Slack, Notion, hingga ribuan aplikasi lainnya. Dibandingkan menggunakan IFTTT, Make menawarkan fleksibilitas yang lebih tinggi, mendukung lebih banyak integrasi, serta masih menyediakan paket gratis yang cukup untuk berbagai kebutuhan proyek IoT. Oleh karena itu, Make menjadi salah satu platform yang sangat direkomendasikan untuk membangun sistem otomasi berbasis ESP32. Pada tutorial ini Anda akan mempelajari cara membuat Webhook di Make sebagai langkah awal sebelum menghubungkan ESP32 ke berbagai layanan cloud.
Apa Itu Webhook?
Webhook merupakan mekanisme komunikasi berbasis HTTP yang memungkinkan suatu aplikasi menerima data secara otomatis ketika sebuah peristiwa (event) terjadi. Pada tutorial ini, ESP32 bertindak sebagai pengirim data (client), sedangkan Make menyediakan URL Webhook sebagai penerima data. Setiap kali ESP32 mengirimkan HTTP POST ke URL Webhook, Make akan langsung menerima data tersebut dan menjalankan skenario (Scenario) yang telah dibuat.
Baca juga: ESP32 - Notifikasi Email Sensor Gerak Menggunakan Sensor PIR
Keuntungan Menggunakan Make
Make menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan platform otomatisasi lainnya. Beberapa di antaranya adalah:
- Mendukung ribuan aplikasi.
- Mudah digunakan melalui antarmuka visual.
- Tidak memerlukan server tambahan.
- Mendukung HTTP Webhook.
- Cocok untuk berbagai proyek IoT.
- Tersedia paket gratis.
-Dapat dipadukan dengan ESP32 maupun Arduino.
Dengan kelebihan tersebut, satu Webhook saja sudah dapat digunakan untuk menghubungkan ESP32 ke berbagai layanan hanya dengan menambahkan modul baru pada Make.
Cara Kerja Webhook pada ESP32
Secara sederhana, proses komunikasi berlangsung sebagai berikut:
1. ESP32 membaca data dari sensor.
2. ESP32 membuat data dalam format JSON.
3. ESP32 mengirim HTTP POST ke URL Webhook.
4. Make menerima data.
5. Make menjalankan skenario yang telah dibuat.
6. Data diteruskan ke layanan lain sesuai kebutuhan.
Misalnya ESP32 mengirim data berikut:
{
"temperature": 28.6,
"humidity": 75
}
Make akan membaca setiap field JSON tersebut sehingga dapat digunakan pada modul selanjutnya, misalnya untuk disimpan ke Google Sheets atau dikirim melalui Email.
Persiapan Menghubungkan ESP32 ke Make Menggunakan Webhook
Sebelum memulai, siapkan beberapa kebutuhan berikut:
Hardware
- ESP32
- Kabel USB
- Komputer
- Jaringan WiFi
Software
- Arduino IDE
- Library WiFi (bawaan ESP32)
- Library HTTPClient (bawaan ESP32)
- Akun Make
1. Membuat Akun Make
Jika belum memiliki akun, buka website Make kemudian lakukan pendaftaran menggunakan akun Google atau Email. Setelah berhasil login, Anda akan masuk ke halaman Dashboard Make.
2. Membuat Scenario Baru
Scenario merupakan alur kerja (workflow) yang akan dijalankan setiap kali Make menerima data. Untuk membuat Scenario baru, lakukan langkah berikut:
- Klik Create a new scenario.
- Tekan tombol + di tengah halaman.
- Cari modul Webhooks.
- Pilih Custom Webhook.
3. Membuat Custom Webhook
Setelah memilih modul Webhooks, buat sebuah Webhook baru. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Klik Create a Webhook.
- Masukkan nama Webhook, misalnya: ESP32
- Klik Save.
Setelah proses selesai, Make akan menghasilkan sebuah URL Webhook. Contohnya seperti berikut:
https://hook.us2.make.com/xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
URL tersebut nantinya akan digunakan oleh ESP32 untuk mengirim data.
Catatan: Setiap Webhook memiliki URL yang berbeda. Gunakan URL milik akun Anda sendiri.
4. Memahami URL Webhook
URL Webhook berfungsi sebagai alamat tujuan HTTP Request dari ESP32. Setiap kali ESP32 mengirim data ke URL tersebut menggunakan metode HTTP POST, Make akan langsung menerima data dan menjalankan skenario.
5. Menunggu Data dari ESP32
Sebelum mengirim data, Make harus berada pada mode penerimaan data. Caranya sangat mudah. Klik tombol Run once pada bagian kiri bawah editor Scenario. Status Scenario akan berubah menjadi:
Waiting for data...
Artinya Make sedang menunggu HTTP Request pertama dari ESP32.
Setelah URL Webhook berhasil dibuat, langkah berikutnya adalah membuat program pada ESP32 untuk mengirim data ke Webhook tersebut. Program berikut menggunakan library WiFi dan HTTPClient untuk menghubungkan ESP32 ke jaringan WiFi, kemudian mengirimkan data dalam format JSON menggunakan metode HTTP POST.
6. Kode Program Arduino
#include <WiFi.h>
#include <HTTPClient.h>
const char* ssid = "Nama_WiFi";
const char* password = "Password_WiFi";
const char* webhookUrl = "https://hook.us2.make.com/xxxxxxxxxxxxxxxx";
void setup() {
Serial.begin(115200);
WiFi.begin(ssid, password);
while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {
delay(500);
Serial.print(".");
}
HTTPClient http;
http.begin(webhookUrl);
http.addHeader("Content-Type", "application/json");
String json = "{\"message\":\"Hello from ESP32\"}";
int httpResponseCode = http.POST(json);
Serial.print("HTTP Response Code: ");
Serial.println(httpResponseCode);
http.end();
}
void loop() {
}
7. Mengunggah Program ke ESP32
Setelah kode program selesai dibuat, langkah berikutnya adalah mengunggah program ke papan ESP32 menggunakan Arduino IDE. Sebelum mengunggah program, pastikan SSID, password WiFi, dan URL Webhook telah disesuaikan dengan jaringan WiFi serta URL Webhook yang diperoleh dari Make. Selanjutnya, hubungkan ESP32 ke komputer menggunakan kabel USB, kemudian pilih Board dan Port yang sesuai pada Arduino IDE. Setelah itu, klik tombol Upload untuk mengunggah program ke ESP32.
8. Melihat Data yang Diterima Make
Setelah program berhasil diunggah dan ESP32 mengirimkan HTTP POST ke URL Webhook, Make akan menerima data yang dikirim oleh ESP32. Jika proses berhasil, hasil operasi akan ditampilkan pada modul Webhooks seperti gambar berikut:
Hal tersebut menunjukkan bahwa komunikasi antara ESP32 dan Make melalui Webhook telah berhasil dilakukan. Field tersebut nantinya dapat digunakan oleh modul lain, misalnya Google Sheets, Telegram, Discord, Email, Slack, Google Drive, dan Notion. Dengan demikian Anda tidak perlu mengubah program pada ESP32 ketika ingin menghubungkan ke layanan yang berbeda. Cukup menambahkan modul baru pada Scenario Make.
Apa yang Akan Dipelajari Selanjutnya?
Setelah Webhook berhasil dibuat, Anda dapat mengembangkan proyek menjadi berbagai sistem otomatisasi, misalnya:
- ESP32 mengirim data sensor ke Google Sheets.
- ESP32 mengirim notifikasi Email.
- ESP32 mengirim pesan Telegram.
- ESP32 mengirim pesan Discord.
- ESP32 mengirim data ke Slack.
- ESP32 menyimpan file ke Google Drive.
- ESP32 menghubungkan data ke Notion.
Semua proses tersebut tetap menggunakan URL Webhook yang sama sebagai titik awal komunikasi.
Baca juga: ESP32 dengan HiveMQ Cloud - Cara Menghubungkan ESP32 ke HiveMQ Cloud Menggunakan MQTT
Dalam praktik, hasil dan kendala yang ditemui bisa berbeda tergantung perangkat, konfigurasi, versi library, dan sistem yang digunakan.
- Diskusi umum dan tanya jawab praktik: https://t.me/edukasielektronika
- Kendala spesifik dan kasus tertentu: http://bit.ly/Chatarduino





0 on: "ESP32 dengan Make - Cara Menghubungkan ESP32 ke Make Menggunakan Webhook"