Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Rabu, 26 Agustus 2020

Tutorial Membuat Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno

- 4 komentar

Alat ini khusus kami dedikasikan untuk para peternak Ayam skala kecil yang punya hobi untuk memelihara ayam dirumah. Kami berikan Tutorial Membuat Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno. Suhu ideal yang tepat pada mesin penetas telur unggas seperti telur bebek, telur ayam, telur itik, dan telur puyuh biasanya diatur dan dipertahankan antara 37°C - 40°C. Sedangkan untuk kelembabannya bisa diatur pada kisaran antara 50-60%.

 

Ketepatan pemembacaan thermometer sangat penting bagi pengaturan suhu yang benar. Oleh sebab itu untuk pembacaan paling akurat adalah dengan meletakkan termometer di antara (tengah) barisan Telur. 


Prinsip kerja alat ini adalah menyalakan lampu pijar pemanas saat suhu dibawah 37°C dan mematikan lampu pijar pemanas saat suhu diatas 40°C. Namun mengingat pembacaan sensor suhu tidak mungkin 100% akurat, maka penyimpangan +/- 0,5°C masih bisa ditoleransi. Sehingga kami atur suhu berada di posisi antara 37.5°C sampai dengan 39.5°C.

 

Berikut ini adalah gambar Schematic Diagram Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno :

 

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Module DHT11 >>> BELI DISINI
3. Module Relay 1 Channel >>> BELI DISINI
4. Lampu Pijar >>> BELI DISINI
5. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Silahkan Download Library DHT11 KLIK DISINI.


Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Alat Penetas (Tetas) Telur Otomatis - Inkubator Tetas Telur Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

//DHT Library
#include "DHT.h"
#define DHTPIN 3
#define DHTTYPE DHT11
DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);

const int Relay = 2;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  dht.begin();
  pinMode(Relay, OUTPUT);
  digitalWrite(Relay, LOW);
}

void loop()
{
  float temp = dht.readTemperature();
  int hum = dht.readHumidity();
  delay(1000);
 
  if (temp <= 37.5 || hum >= 60)
  {
    digitalWrite(Relay, LOW);
  }
  if (temp >= 39.5 || hum <= 50)
  {
    digitalWrite(Relay, HIGH);
  }
}


Selamat Mencoba !!!

Senin, 24 Agustus 2020

Tutorial Membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno

- 4 komentar

Untuk Anda yang tidak memiliki Kulkas atau Lemari ES dirumah, kami akan membagikan Tutorial Membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno. Alat ini bisa Anda gunakan untuk menyimpan buah agar sedikit lebih awet karena berada pada suhu dingin. Anda tidak perlu khawatir mengenai biaya, karena alat ini menggunakan Styrofoam bekas sebagai bahan utamanya. Berikut ini adalah gambar Box Styrofoam yang bisa Anda gunakan untuk membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno :

 

 

Berikut ini adalah Rancang Bangun Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno :

 

Berikut ini adalah Gambar Schematic Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno:

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI
2. Module LCD 1602 >>> BELI DISINI
3. Module I2C LCD >>> BELI DISINI
4. Resistor 10K Ohm >>> BELI DISINI
5. Tombol Push Button >>> BELI DISINI
6. Module Peltier+Kipas In/Out >>> BELI DISINI

7. Module Relay 4 Channel >>> BELI DISINI

8. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Berikut ini adalah Code Programnya : 

/***************************

Tutorial Membuat Alat Pendingin Buah Otomatis Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal_I2C.h>
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27,16,2);

const int Tombol1 = 4;
const int Tombol2 = 5;
const int Tombol3 = 6;
const int Peltier = 8;

const int pSuhu = A0;
float suhu, data;

int setPoint;
byte setSP, f_awal;
long lastButton = 0;
long delayAntiBouncing = 50;

void setup()
{
  analogReference(INTERNAL);
  pinMode(pSuhu, INPUT);
  pinMode(Tombol1, INPUT);
  pinMode(Tombol2, INPUT);
  pinMode(Tombol3, INPUT);
  pinMode(Peltier, OUTPUT);
  lcd.init(); // initialize the lcd
  lcd.backlight();
  lcd.clear();
  lcd.setCursor(0, 0);
  lcd.print("ALAT PENDINGIN  ");
  lcd.setCursor(0, 1);
  lcd.print("& PENGAWET BUAH ");
  delay(5000);
  lcd.clear();
  setPoint = 14;
}

void loop()
{
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("SP=");
  lcd.print(setPoint);
  lcd.print((char)223);
  lcd.print("C");
 
  data = analogRead(pSuhu);
  suhu = data / 9.309;
  lcd.setCursor(8, 0); //baris pertama
  lcd.print("T=");  
  lcd.print(suhu);
  lcd.print((char)223);
  lcd.print("C");
 
  if (suhu<(setPoint-1) || f_awal == 0)
  {
    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print(" Pendingin OFF  ");
    digitalWrite(Peltier, LOW);
    f_awal=1;
  }
  else if (suhu>=setPoint)
  {
    lcd.setCursor(0,1);
    lcd.print("  Pendingin ON  ");
    digitalWrite(Peltier, HIGH);
  }
  tombol();
  delay(100);
}

void tombol()
{
  digitalWrite(Tombol1, LOW);
  digitalWrite(Tombol2, LOW);
  digitalWrite(Tombol3, LOW);

  if (digitalRead(Tombol1)==1)
  {
    lcd.clear();
    lcd.print("Setting SetPoint");
    lcd.setCursor(9,0);
    delay(1000);
    lcd.clear();
    setSP++;

    do
    {
      if(digitalRead(Tombol1)==1)
      {
        if ((millis()-lastButton)>delayAntiBouncing)
        {
          setSP++;
        }
        lastButton = millis();
      }
     
      else if(digitalRead(Tombol2)==1)
      {
        if((millis()-lastButton)>delayAntiBouncing)
        {
          setPoint++;
        }
        lastButton = millis();
      }

      else if(digitalRead(Tombol3)==1)
      {
        if((millis()-lastButton)>delayAntiBouncing)
        {
          if(setPoint>0)
          {
            setPoint--;
          }
        }
        lastButton=millis();
      }
      lcd.setCursor(0,0);
      lcd.print("SP=");
      lcd.print(setPoint);
      lcd.print((char)223);
      lcd.print("C");
    }
    while (setSP<2);
    setSP=0;
    f_awal=0;
    lcd.clear();
    lcd.print("Set Point OK!");
    delay(1000);
    lcd.clear();
  }
}

 

Selamat Mencoba !!!

 

Sabtu, 22 Agustus 2020

Tutorial Membuat GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno

- 21 komentar

Disaat Pandemi Covid-19 saat ini angka kejahatan meningkat. Hal ini karena berbanding lurus dengan Angka pengangguran yang meningkat. Kejahatan yang paling banyak adalah begal dan pencurian kendaraan bermotor. Kali ini kami akan berbagi tentang Tutorial Membuat GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno. Alat ini berfungsi untuk melakukan pelacakan Posisi kendaraan kita menggunakan GPS. 

 

Baca Juga : Cara Program dan Akses Modul GSM SIM800L V.1 Menggunakan Arduino Nano/Uno.

 

Cara kerjanya adalah jika kita mengirimkan perintah pelacakan pada GPS Tracker, maka SIM800L akan mengirimkan SMS berupa link Koordinat Posisi Kendaraan kita. Link tersebut bisa digunakan untuk melacak Posisi Kendaraan menggunakan Google Maps. 

 

Berikut ini adalah Bentuk Fisik dari GPS NEO 6M:

 

Berikut ini adalah Schematic Diagram GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Uno R3 >>> BELI DISINI

2. Module GPS NEO 6M >>> BELI DISINI

3. Module SIM800L >>> BELI DISINI

4. Dioda 1N4007 >>> BELI DISINI

5. Elco 470uF/16 Volt >>> BELI DISINI

6. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI


Berikut ini adalah Code Programnya :

 

/***************************

Tutorial Membuat GPS Tracker menggunakan GPS NEO 6M dan SIM800L Berbasis Arduino Uno

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include "SIM900.h"
#include "sms.h"
SMSGSM sms;
char buffer[160];
char smsbuffer[160];
char n[20];
unsigned long last = 0UL;

#include "SoftwareSerial.h"

#include <TinyGPS++.h>
TinyGPSPlus gps;

#include <PString.h>
PString str(buffer, sizeof(buffer));
String kirim="";

int Buzzer = 12;

void setup()
{
  pinMode(Buzzer,OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
  if (gsm.begin(9600))
  {
    sms.SendSMS("Nomor HP Anda", "GPS TRACKER ONLINE");
    delsms();
    digitalWrite(Buzzer,HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    delay(1000);
  }
}

void loop()
{
  kirim="";
  while (Serial.available() > 0)
  if( gps.encode(Serial.read()))
  info();
}

void(* resetFunc) (void) = 0;

void delsms()
{
  for (int i=0; i<10; i++)
  { 
    int pos=sms.IsSMSPresent(SMS_ALL);
    if (pos!=0)
    {
      if (sms.DeleteSMS(pos)==1)
      {
      }
      else
      {
      }
    }
  }
}

void info()
{
  str.begin();
  str.print("https://maps.google.com/maps?q=");
  str.print(gps.location.lat(), 6);
  str.print(F(","));
  str.print(gps.location.lng(), 6);
  kirim=str;
   
  int pos=0;
  pos=sms.IsSMSPresent(SMS_ALL);
  if(pos)
  {
    sms.GetSMS(pos,n,20,smsbuffer,100);
    if(!strcmp(smsbuffer,"TrackingGPS"))
    {
      digitalWrite(Buzzer,HIGH);
      str.begin();
      str.print(kirim);
      sms.SendSMS(n,buffer);
      digitalWrite(Buzzer,LOW);
    }
    if(!strcmp(smsbuffer,"ResetGPS"))
    {
      sms.SendSMS(n,"GPS TRACKER RESET");
      delay(5000);
      resetFunc();
    }
    delsms();
  }


Selamat Mencoba.



 



Kamis, 20 Agustus 2020

Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert

- 4 komentar

Gas LPG merupakan kebutuhan pokok Masyarakat Indonesia semenjak Bahan bakar minyak tanah dicabut oleh pemerintah beberapa tahun lalu. Akan tetapi bahan bakar LPG ini memiliki kelemahan yang sangat berbahaya. Banyak kebakaran dan kecelakaan terjadi yang di sebabkan oleh kebocoran gas dan meledaknya tabung gas elpiji ( LPG = Liquid Petroleum Gas ) akhir-akhir ini, menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian besar masyarakat pengguna gas tersebut. Berita kebakaran pun sering terdengar sebagai akibat tabung gas LPG meledak. Penyebab meledaknya tabung gas ini karena kebocoran pada selang, tabung atau pada regulatornya yang tidak terpasang dengan baik. Pada saat terjadi kebocoran akan tercium gas yang menyengat, Gas inilah yang nantinya akan meledak apabila ada sulutan atau percikan api, atau adanya nyala rokok.

 

Baca Juga :  Alat Pendeteksi Kebocoran Gas LPG, Pendeteksi Asap, dan Gas Metana Sederhana (Sensor Gas Dengan Menggunakan Arduino Uno dan Sensor Gas MQ2)


Kami mencoba membuat Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert. Pada intinya ledakan dapat dihindarkan apabila adanya pencegahan dini, saat gas keluar atau pada saat kebocoran gas terjadi. sistem keamanan ini bekerja dengan cara memberikan sistem peringatan ( Early Warning System ) untuk memberikan sebuah tanda jika ada tercium bau gas disekitar rumah. Jika sistem ini mentedeksi adanya bau gas LPG maka sistem akan memberikan sebuah tanda berupa alarm/buzzer serta mengirim Notifikasi SMS ke HP pemilik Rumah. Sehingga terjadinya kebakaran dapat dicegah.

Baca Juga : Alat Pendeteksi Kebocoran Gas dilengkapi dengan Display LCD 16x2 


Berikut ini adalah Schematic Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert:

Gas SMS Arduino Schematic - www.arduinoindonesia.id

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino Nano V3 >>> BELI DISINI

2. LCD 1602 >>> BELI DISINI

3. LCD I2C >>> BELI DISINI

4. Sensor Gas MQ-2 >>> BELI DISINI

5. Module GSM SIM800L >>> BELI DISINI

6. Buzzer >>> BELI DISINI

7. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

 

Berikut ini adalah Code Programnya :

 

/***************************

Pendeteksi Dini Kebocoran Gas Berbasis Arduino dengan Menggunakan Peringatan Alarm dan SMS Gateway - Arduino Gas Sensor With SMS Alert

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <LiquidCrystal_I2C.h>     
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27 ,16,2); 

#include "SIM900.h"        
#include "sms.h"           
SMSGSM sms;                
char smsbuffer[160];       
char n[20];                
boolean started=false;     

#include <SoftwareSerial.h>

const int SensorGas = A0;  
const int Buzzer = 12;     
 
void setup()
{
  lcd.init();                     
  lcd.backlight();               
  digitalWrite(Buzzer, HIGH);    
  delay(250);                    
  digitalWrite(Buzzer, LOW);     
  delay(250);                    
  digitalWrite(Buzzer, HIGH);    
  delay(250);                    
  digitalWrite(Buzzer, LOW);     
  delay(250);                    
  lcd.setCursor(0,0);            
  lcd.print(" PENDETEKSI GAS "); 
  lcd.setCursor(0,1);            
  lcd.print(" BOCOR ALARM SMS"); 
  delay(5000);                   
 
  pinMode(SensorGas, INPUT);     
  pinMode(Buzzer, OUTPUT);       
 
  Serial.begin(9600);            
  if (gsm.begin(9600))           
  {
    lcd.setCursor(0,0);              
    lcd.print("MODULE GSM READY");   
    lcd.setCursor(0,1);              
    lcd.print("  SINYAL BAGUS  ");   
    Serial.println("\nstatus=READY");
    started=true;                    
  }
  else                               
  {
    lcd.setCursor(0,0);              
    lcd.print(" MODULE GSM OFF ");   
    lcd.setCursor(0,1);              
    lcd.print(" INSERT SIMCARD ");   
    delay(5000);                     
    Serial.println("\nstatus=IDLE"); 
  }
 
  if (started)                                                               
  {
    sms.SendSMS("08xxxxxxxxxx", "Sistem Pendeteksi Kebocoran Gas, READY!!!"); 
  }
}

void loop()
{
  int Gas = analogRead(SensorGas); 
  Serial.print(Gas);               
 
  if(started)                                                          
  { 
    if(Gas >= 500)                                                     
    {
      lcd.setCursor(0,0);                                              
      lcd.print("  AWAS TERJADI  ");                                   
      lcd.setCursor(0,1);                                              
      lcd.print("KEBOCORAN GAS!!!");                                   
      digitalWrite(Buzzer,HIGH);                                       
      sms.SendSMS("08xxxxxxxxxx", "Awas Terjadi Kebocoran Gas LPG !!!");
      delay(10000);
    }
   
    if(Gas < 500)                    
    {
      lcd.setCursor(0,0);            
      lcd.print("KONDISI RUANGAN "); 
      lcd.setCursor(0,1);            
      lcd.print(" AMAN DARI GAS  "); 
      digitalWrite(Buzzer,LOW);      
      sms.SendSMS("08xxxxxxxxxx", "Kondisi Ruangan dalam Kondisi Aman");
      delay(1800000);
    }
  }
  delay(1000);
}

 

Selamat Mencoba.

Rabu, 19 Agustus 2020

Sistem Monitoring Lingkungan (SIMOLIN) - Kota Blitar - Jawa Timur | simolin.blitarkota.go.id

- Tidak ada komentar

Kota Blitar ditargetkan Menuju Smart City 4.0 di tahun 2021. Maka, semua hal yang bersifat publik sudah harus menggunakan teknologi cerdas sebagai tonggak utamanya. Salah satunya adalah Sistem Monitoring Lingkungan (SIMOLIN) - Kota Blitar - Jawa Timur.


Teknologi dari Sistem Monitoring Lingkungan (SIMOLIN) menggunakan "Internet of Things" (IoT). Salah satu bidang yang sedang digencarkan di Revolusi Industri 4.0. Fungsi utama sistem ini adalah untuk mengambil kebijakan publik yang diperoleh dari hasil analisis data yang tersimpan di Data Center milik pemerintah Kota Blitar.


Masyarakat Kota Blitar pada khususnya dan Masyarakat Umum di sekitar Kota Blitar dapat melakukan Monitoring 4 Parameter lingkungan. 4 Parameter tersebut adalah :
1. Suhu
2. Kelembaban
3. Polusi Udara
4. Curah Hujan

Semua data disimpan pada Data Center milik Pemerintah Kota Blitar. Real Time Update setiap 30 Menit Sekali. Untuk awal sementara ini IoT Node beserta Sensornya dipasang di 2 Tempat. Yaitu di PIPP Makam Bung Karno dan di Alun-Alun Kota Blitar.

Link Website : simolin.blitarkota.go.id 

Versi Full untuk Monitor Komputer : simolin.blitarkota.go.id/videotron

Versi Apps dalam masa pengembangan, silahkan download di PlayStore : SIMOLIN.

 

Video On Youtube :

 



Sistem ini adalah Kerjasama antara Pemerintah Kota Blitar dengan CV. Indoniaga Technology Corpora.

 

 

Sabtu, 08 Agustus 2020

Tutorial Membuat Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637

- 13 komentar

Membuat Jam Digital adalah merupakan Proyek yang perlu dicoba bagi pemula yang sedang Belajar Arduino. Kami akan bagikan Tutorial Membuat Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637. Tutorial dan Proyek Arduino yang satu ini sangat bermanfaat dan bisa digunakan untuk keperluan Jam Digital di kamar maupun Meja Kerja Anda. 

 

Bagi Anda yang belum mengetahui bentuk Fisik dari Module Seven Segment TM1637, berikut ini adalah gambarnya :

TM1637 - arduinoindonesia.id 
 
Module Seven Segment TM1637 ini memiliki 4 Pin yaitu :
1. GND dihubungkan ke ground
2. VCC dihubungkan ke sumber tegangan 5V
3. DIO dihubungkan ke Pin Digital pada Arduino
4. CLK dihubungkan juga ke Pin Digital yang di fungsikan sebagai CLOCK

Untuk menggunakan Module ini Anda perlu Library khusus untuk TM1637. Silahkan DOWNLOAD DISINI.

Selain display diatas, kita juga memerlukan pewaktu untuk membuat jam digital ini. Kali ini agar presisi maka kita gunakan RTC DS3231. RTC yang satu ini menggunakan komunikasi I2C sebagai dasar untuk akses waktunya. Berikut ini adalah bentuk Fisik dari RTC DS3231 :

Untuk menggunakan Module ini Anda perlu Library khusus untuk RTC DS3231. Silahkan DOWNLOAD DISINI.
 
Berikut ini adalah Schematic Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637  : 

Schematic Jam Digital TM1637 - arduinoindonesia.id
Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Nano V.3 >>> BELI DISINI
2. RTC DS3231 >>> BELI DISINI
3. Module TM1637 >>> BELI DISINI
4. Kabel Jumper Secukupnya >>> BELI DISINI

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Jam Digital Sederhana Berbasis Arduino Nano menggunakan Module Seven Segment TM1637

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <Wire.h>
#include <DS3231.h>
DS3231  rtc(SDA, SCL);
Time  t;
unsigned int h,m,s;
byte f;

#include <TM1637Display.h>
#define CLK 10
#define DIO 9
TM1637Display display(CLK, DIO);

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  rtc.begin();
  display.setBrightness(7);
  //--------------------------------------------------------------
  //aktifkan baris perintah ini untuk seting RTC
  //lakukan jika waktu tidak sesuai
  //cukup sekali saja, setelah itu di-non-aktifkan lagi perintahnya
  //rtc.setDate(8, 8, 2020);  //setting tanggal 8 Agustus 2020
  //rtc.setTime(12, 58, 00);   //setting jam 12:58:00
  //rtc.setDOW(6);            //setting hari Jumat, 0=Minggu,1=Senin,2=Selasa,3=Rabu,4=Kamis,5=Sabtu
  //---------------------------------------------------------------
}

void loop()
{
  t = rtc.getTime();
  h=t.hour,DEC;
  m=t.min,DEC;
  s=t.sec,DEC;
  Serial.print(h);
  Serial.print(":");
  Serial.print(m);
  Serial.print(":");
  Serial.print(s);
  Serial.println("");
  h=(h*100+m);
  if(f==0)
  {
    display.showNumberDecEx(h, 64);
    f=1;
  }
  else
  {
    display.showNumberDecEx(h, 0);
    f=0;
  }
  delay(1000);
}

Berikut ini adalah Video Uji Cobanya :
 
 
 
 

Jumat, 29 Mei 2020

Cara Membuat Alat Otomatis Desinfectan Chamber (Bilik Desinfektan) untuk Covid-19 Menggunakan Arduino Nano

- 3 komentar
Baru-baru ini dunia digegerkan dengan wabah pendemi Virus Corona atau biasa disebut dengan Covid-19. Virus ini sangat mudah menular dengan sentuhan atau sejenisnya. Ini menjadi masalah tersendiri jika berada di tempat umum yang kemungkinan sangat sulit untuk menjaga jarak.

Maka, kami melakukan inovasi untuk membuat sebuah Alat Otomatis Desinfectan Chamber (Bilik Desinfektan) yang bisa dipasang ditempat umum. Agar sebelum masuk ke tempat umum dapat dilakukan sterilisasi virus secara otomatis tanpa melakukan kontak dengan orang lain. Cairan yang digunakan sebagai desinfektan harus aman digunakan pada manusia.

Berikut ini kami berikan Tutorial Cara Membuat Alat Otomatis Desinfectan Chamber (Bilik Desinfektan) untuk Covid-19 Menggunakan Arduino Nano. Dibawah ini adalah Video dari bentuk Fisik dan uji coba dari  Alat Otomatis Desinfectan Chamber (Bilik Desinfektan) untuk Covid-19 Menggunakan Arduino Nano :


Berikut ini adalah Schematic Alat Otomatis Desinfectan Chamber (Bilik Desinfektan) untuk Covid-19 Menggunakan Arduino Nano :

Schematic Desinfectan Chamber

Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :
1. Arduino Nano V.3 >>> BELI DISINI
2. Module LCD 16x2 With I2C >>> BELI DISINI
3. Sensor Ultrasonic >>> BELI DISINI
4. Module Relay 1 Channel >>> BELI DISINI
5. Buzzer 12 Volt >>> BELI DISINI
6. Kabel Jumper >>> BELI DISINI

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Alat Otomatis Desinfectan Chamber (Bilik Desinfektan) untuk Covid-19 Menggunakan Arduino Nano

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2020

****************************/

#include <LiquidCrystal_I2C.h>
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27,16,2);

const int TRIGPIN = 8;        
const int ECHOPIN = 9;
long timer;
int jarak;

const int Relay = 2;
const int Buzzer = 12;
 
void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  lcd.init(); // initialize the lcd
  lcd.backlight();
  pinMode(Relay, OUTPUT);
  pinMode(Buzzer, OUTPUT);
  pinMode(ECHOPIN, INPUT);
  pinMode(TRIGPIN, OUTPUT);
  digitalWrite(Buzzer, HIGH);
  delay(250);
  digitalWrite(Buzzer, LOW);
  delay(250);
  digitalWrite(Buzzer, HIGH);
  delay(250);
  digitalWrite(Buzzer, LOW);
  delay(250);
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("  DESINFECTION  ");
  lcd.setCursor(0,1);
  lcd.print("     CHAMBER    ");
  delay(5000);
  lcd.clear();
  digitalWrite(Relay,LOW);
}

void loop()
{
  digitalWrite(TRIGPIN, LOW);                  
  delayMicroseconds(2);
  digitalWrite(TRIGPIN, HIGH);                 
  delayMicroseconds(10);
  digitalWrite(TRIGPIN, LOW);                  

  timer = pulseIn(ECHOPIN, HIGH);
  jarak = timer/58;
  delay(250);             

  if(jarak < 60)
  {
    digitalWrite(Buzzer, HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
    lcd.clear();
    lcd.setCursor (0,0);
    lcd.print(F("   DESINFECTAN  "));
    lcd.setCursor (0,1);
    lcd.print(F(" SEDANG MENYALA "));
    digitalWrite(Relay,HIGH);
    delay(7000);
    lcd.clear();
    lcd.setCursor (0,0);
    lcd.print(F("   DESINFECTAN  "));
    lcd.setCursor (0,1);
    lcd.print(F(" SELESAI BEKERJA"));
    digitalWrite(Relay,LOW);
    digitalWrite(Buzzer, HIGH);
    delay(1000);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
  }
  else
  {
    lcd.setCursor (0,0);
    lcd.print(F(" Selamat Datang "));
    lcd.setCursor (0,1);
    lcd.print(F(" Silahkan Masuk "));
    digitalWrite(Relay,LOW);
    digitalWrite(Buzzer,LOW);
  }
}


Selamat Mecoba !!!


Minggu, 29 September 2019

Internet of Things (IoT) Starter KIT for Beginner - With ESP32 Dev Module - Premium Version

- 1 komentar
Internet of Things (IoT) adalah salah satu bagian penting dalam perkembangan Revolusi Industri 4.0. ESP32 Dev Module merupakan salah satu board mikrokontroller yang support untuk digunakan berbagai macam aplikasi IoT yang sedang populer saat ini. ESP32 Dev Module adalah nama keluarga papan mikrokontroller yang menyempurnakan ESP8266 dibuat oleh perusahaan Espressif Systems. Papan ini merupakan perangkat keras yang bersifat "open source" sehingga boleh dibuat oleh siapa saja. Internet of Things (IoT) Starter KIT for Beginner - With ESP32 Dev Module - Premium Version adalah sebuah produk yang akan mempermudah Anda untuk mempelajarinya.

Kami dari Arduino Indonesia bersama dengan Edukasi Elektronika berinovasi dan melahirkan sebuah Internet of Things (IoT) Starter KIT for Beginner - With ESP32 Dev Module - Premium Version ( Paket Belajar IoT untuk Pemula ) untuk mempermudah belajar bagi Anda yang masih pemula. Kami menawarkan Internet of Things (IoT) Starter KIT for Beginner - With ESP32 Dev Module - Premium Version ( Paket Belajar IoT untuk Pemula ) yang merupakan seperangkat media pembelajaran interaktif berbasis ESP32 Dev Module yang dikemas menjadi satu paket/box.


Internet of Things (IoT) Starter KIT for Beginner - With ESP32 Dev Module - Premium Version ( Paket Belajar IoT untuk Pemula ) ini cocok untuk kegiatan praktek belajar dan mengajar (pembelajaran) di SMK atau pun Kampus (Perguruan Tinggi). Bisa juga untuk level SMP dan SMA Sederajat yang di dalamnya ada Ekstra Kurikuler Khusus di Bidang Robotika atau IT.

Berikut ini isi dari Paket Internet of Things (IoT) Starter KIT for Beginner - With ESP32 Dev Module - Premium Version ( Paket Belajar IoT untuk Pemula ).


Di dalamnya juga dilengkapi buku cetak yang berisi 25 Project Book IoT with ESP32 sebagai berikut :




Selain itu juga dilengkapi dengan DVD yang berisi Software Pendukung berbagai Macam Proyek Aplikasi IoT.



Harga yang Kami tawarkan sangat Terjangkau, Yaitu Rp.1.499.000,- Only.

Harga ini berlaku sampai tanggal 31 Desember 2020.


Untuk PEMBELIAN bisa langsung Klik Gambar Dibawah ini :
Atau Bisa Kontak/Hubungi ke Nomor Dibawah ini :


Atau langsung Chat WA ke link dibawah ini :

http://bit.ly/chatstarterKIT







Tag :
Arduino Starter KIT, Arduino Starter KIT Tutorial, Arduino Starter KIT Indonesia, Arduino Starter KIT Jual, Arduino Starter KIT Projects Book, Arduino Starter KIT Tokopedia, Arduino Starter KIT Original, Arduino Starter KIT For Beginner, Arduino Starter KIT Project, Arduino Uno Starter KIT, Arduino Uno Starter KIT Projects, Arduino Uno Starter, Arduino Uno Starter KIT Manual, Arduino Uno Starter KIT Tutorial, Arduino Uno Starter KIT List, Arduino Uno Starter KIT RFID, Arduino Uno R3 Starter KIT, Arduino Uno R3 Starter KIT Tutorial, Arduino Uno R3 Starter KIT Projects, Arduino Uno R3 Starter KIT Manual, Arduino Uno R3 Starter KIT Lengkap, Beli Arduino KIT, Beli Arduino Starter KIT, Harga Arduino Uno Starter KIT, Harga Arduino Uno R3 Starter KIT, Jual Arduino Starter KIT, Jual Arduino Uno Starter KIT, Jual Arduino Uno R3 Starter KIT, Starter KIT Arduino, Starter KIT Arduino Uno, Starter KIT Arduino Uno R3, Starter KIT Arduino Projects, RFID Starter KIT for Arduino Uno.

Jumat, 26 Juli 2019

Memanfaatkan Nilai ADC pada ESP32 untuk Kontrol LED

- Tidak ada komentar
Module ESP32 memiliki fitur ADC atau Analog to Digital Converter. Yaitu dimana ESP32 ini memiliki kemampuan merubah atau mengkonversi data/sinyal Analog menjadi data/Sinyal Digital. Terdapat 15 pin I/O ADC yang bisa Anda gunakan. Lumayan banyak untuk ukuran Mikrokontroller yang kecil dan hanya memiliki 30 Kaki Pin I/O. Pin ADC ini mempunyai peran vital, dikarenakan kebanyakan dari project Internet of Things (IoT) adalah mengolah dan mengukur object yang mempunyai sinyal Analog.

Berikut ini gambar Fisik dan Pin ADC yang terdapat pada Module ESP32 :


List Pin ADC yang tersedia pada Module ESP32 :

ADC1_0 = VP
ADC1_3 = VN
ADC1_4 = D32
ADC1_5 = D33
ADC1_6 = D34
ADC1_7 = D35
ADC2_0 = D4
ADC2_2 = D2
ADC2_3 = D3
ADC2_4 = D13
ADC2_5 = D12
ADC2_6 = D14
ADC2_7 = D27
ADC2_8 = D25
ADC2_9 = D26

Berikut ini adalah Schematic Pemanfaatan Nilai ADC pada ESP32 untuk Kontrol LED :


Berikut ini adalah Hardware yang dibutuhkan :

1. Module ESP32 >>> BELI DISINI
2. Potensiometer >>> BELI DISINI
3. LED + Resistor >>> BELI DISINI
4. Kabel Jumper >>> BELI DISINI

Berikut ini adalah Code Programnya :

/***************************

Memanfaatkan Nilai ADC pada ESP32 untuk Kontrol LED

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2019

****************************/

const int Pin_Potensio = 13;
const int LED = 12;
float data;

void setup()
{
  Serial.begin(9600);
  pinMode(Pin_Potensio, INPUT);
  pinMode(LED, OUTPUT);
}


void loop()
{
  data = analogRead(Pin_Potensio);
  Serial.println(data);
  delay(1000);

  if (data > 1024)
  {
    digitalWrite(LED, HIGH);
    Serial.println("LED ON");
  }

  if (data < 1000)
  {
    digitalWrite(LED, LOW);
    Serial.println("LED OFF");
  }
}


Berikut ini Foto saat Uji Coba dan Screenshoot dari Serial Monitor :

1. Saat Potensiometer diputar ke Kiri


2. Saat Potensiometer diputar ke Kanan



Sabtu, 20 Juli 2019

Memulai Pemrograman ESP32 menggunakan Arduino IDE

- 8 komentar
ESP32 adalah salah satu keluarga mikrokontroler yang dikenalkan dan dikembangkan oleh Espressif System. ESP32 ini merupakan penerus dari mikrokontroller ESP8266. Mikrokontroler satu ini compatible dengan Arduino IDE. Pada mikrokontroler ini sudah tersedia modul WiFi dan ditambah dengan BLE (Bluetooth Low Energy) dalam chip sehingga sangat mendukung dan dapat menjadi pilihan bagus untuk membuat sistem aplikasi Internet of Things.

Baca Juga : Arsitektur dan Fitur ESP32 (Module ESP32) IoT

Untuk Memulai Pemrograman ESP32 menggunakan Arduino IDE, maka pastikan Anda sudah melakukan Download dan Install Software Arduino IDE pada PC/Laptop Anda.

Berikut ini langkah-langkah untuk Untuk Memulai Pemrograman ESP32 menggunakan Arduino IDE :

1. Open Arduino IDE >> Pilih Menu File >> Preference


2. Pada Kolom Preference, masukkan Link ini : https://dl.espressif.com/dl/package_esp32_index.json pada kolom tersebut. Kemudian Klik OK.


3. Tutup Jendela Preference, buka Tools >> Board >> Boards Manager


4. Pada Jendela Boards Manager, Ketik ESP >> Pilih Versi Tertinggi >> Lalu klik Install


5. Selanjutnya pilih Menu Tools >> Board >>Pilih ESP32 Dev Module


Modul ESP32 yang kami gunakan tampak seperti gambar dibawah ini.

6. Hubungkan Module ESP32 ke Laptop Anda seperti tampak pada gambar dibawah ini

7. Pastikan PORT USB sudah terhubung seperti gambar dibawah ini


7. Ketik Code Program dibawah ini untuk Uji Coba dan memastikan Port Serial ESP32 tersebut berfungsi dengan baik.

/***************************

ESP32 Serial Test

Oleh : Arduino Indonesia
Website : www.arduinoindonesia.id
Toko Online : www.workshopelectronics3in1.com
Blog : www.edukasielektronika.com

Copyright @2019

****************************/

void setup()
{
  Serial.begin(115200);
}

void loop()
{
  Serial.println("ESP32 Serial Test");
  delay(1000);
}

8. Upload code program ke Module ESP32 seperti anda melakukannya ke Module Arduino Uno atau yang lainnya.

9. Saat tampil seperti berikut teks connecting......____......____, tekan tombol BOOT yang ada pada board Module ESP32.



10. Lalu pilih Tools >> Serial Monitor. Jika berhasil, maka akan tampil seperti berikut ini pada Serial Monitor. Dan pastikan Baudrate menggunakan 115200.


11. Module ESP32 siap digunakan dan di program sesuai dengan kehendak Anda.