Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Rabu, 31 Mei 2023

Komunikasi Data UART dengan Arduino

UART atau Universal Asynchronous Receiver/Transmitter merupakan perangkat keras yang digunakan untuk komunikasi serial antara dua perangkat. Lalu bagaimana cara agar perangkat UART terhubung? Sebenarnya, menghubungkan dua perangkat UART secara bersamaan itu mudah dan sederhana. 

UART

Satu kabel untuk mentransmisikan data yang disebut dengan pin TX dan kabel lainnya untuk menerima data yang disebut dengan pin RX. UART bekerja dengan mengubah data menjadi paket untuk mengirim atau membangun kembali data dari paket yang diterima. 

 

Mengirim Data Seri

Perangkat pengirim mengubah byte data menjadi bit terlebih dahulu sebelum perangkat UART bisa mengirim data. Setelah mengubah data menjadi bit, perangkat UART membagi bit tersebut menjadi paket untuk ditransmisikan. Setiap paketnya berisi start bit, parity bit, data frame dan stop bit. Setelah menyiapkan paket, kemudian rangkaian UART mengirimkannya melalui pin TX. 

 


Menerima Data Serial

Perangkat UART yang bertugas sebagai penerima memeriksa kesalahan paket yang diterima melalui pin RX dengan menghitung jumlah 1 dan membandingkannya dengan nilai bit paritas yang ada dalam paket. Jika tidak ada kesalahan dalam transmisi, maka paket akan dilanjutkan dengan strip start bit, stop bit dan parity bit untuk mendapatkan data . Sebelum bisa membangun kembali seluruh byte data dari bingkai data, mungkin perlu menerima beberapa paket terlebih dahulu. Setelah byte berhasil dibangun kembali, kemudian disimpan di buffer UART

 

Perangkat UART penerima menggunakan bit paritas untuk menentukan apakah ada kehilangan data selama transmisi. Saat sedang ditransmisikan, kehilangan data dalam transmisi terjadi ketika bit statusnya berubah. Bit bisa berubah karena beberapa faktor, antara lain radiasi magnetik, jarak transmisidan baud rate yang tidak cocok. 

 

Parameter UART

Untuk memiliki komunikasi yang baik, UART memiliki pengaturan yang harus sama pada kedua perangkat. Pengaturan UART yaitu panjang data, bit paritas, flow control, jumlah bit stop dan baud rate. 

 

Kecepatan Baud

Baud rate merupakan jumlah bit per detik (bps) yang bisa ditransmisikan atau diterima oleh perangkat UART. Kita perlu mengatur kedua perangkat UART dengan baud rate yang sama untuk memperoleh transmisi data yang tepat. Nilai umum untuk baud rate yaitu 9600, 1200, 2400, 4800, 19200, 38400, 57600 dan 115200 bps. 

 

Panjang Data

Panjang data mengarah pada jumlah bit per byte data. 

 

Bit Paritas

Bit paritasditambahkan sedikit ke data yang dikirimkan dan akan memberi tahu penerima jika angka 1 dalam data yang dikirimkan ganjil atau genap.

ODD – Jika ada bilangan ganjil 1 dalam bingkai data, maka bit paritas adalah “1”.

BAHKAN – Jika ada bilangan genap 1 dalam bingkai data, maka bit paritas adalah “0”.

 

Jumlah Bit Berhenti

Perangkat UART bisa menggunakan none, one atau twostop bit yang berguna untuk menandai akhir dari sekumpulan bit yang ditransmisikan.

 

Alur Kontrol

Flow kontrol merupakan cara untuk menghindari resiko kehilangan data ketika mengirimkan data melalui UART. Sebagai kontrol aliran, perangkat UART menggunakan karakter khusus untuk memulai atau menghentikan transmisi. 

 

Antarmuka UART Arduino

Pin UART yang dimiliki Arduino tergantung pada papan, bisa satu atau lebih. Pada artikel kali ini, Arduino Indonesia menggunakan Arduino Uno yang hanya memiliki satu antarmuka UART yang ditemukan pada pin 0 (RX0) dan pin 1 (TX0). Selain sebagai pin UART, pin Arduino 0 dan 1 juga digunakan untuk berkomunikasi dengan Arduino IDE melalui USB. Jadi, jika kita akan mengupload sketsa ke Arduino UNO, maka pastikan terlebih dahulu untuk melepaskan semua kabel pada pin 0 dan 1.

Pin UART Arduino Uno


Tingkat Logika UART

Produsen memiliki level logika UART yang mungkin berbeda. Misalnya, Arduino UNO memiliki level logika 5-V, namun port RS232 komputer memiliki level logika +/-12-V. Jika langsung menghubungkan Arduino UNO ke port RS232, maka akan merusak Arduino. Jika kedua perangkat UART tidak memiliki level logika yang sama, maka membutuhkan rangkaian konverter level logika yang sesuai untuk menyambungkan perangkat. 

 


0 on: "Komunikasi Data UART dengan Arduino"