Blog Archive

Arduino Indonesia. Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Supported by Electronics 3 in 1

1. Jasa pencetakan PCB single layer dengan harga paling murah.

(Metode Pembuatan dengan Transfer Toner)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.150,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

(Metode Sablon Full Masking dan Silk Screen minimal pemesanan 100 Pcs)
>PCB design sendiri (siap cetak) : Rp.200,-/Cm2
>PCB design dari kami : Rp.250,-/Cm2

2. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan trainer pembelajaran elektronika untuk SMK dan Mahasiswa.

3. Jasa perancangan, perakitan, dan pembuatan berbagai macam kontroller, sensor, aktuator, dan tranduser.
>Design Rangkaian / Sistem Elektronika
>Design Rangkaian / Sistem Instrumentasi
>Design Rangkaian / Sistem Kendali
>Kerjasama Riset (data atau peralatan)
>Kerjasama Produksi Produk-Produk KIT Elektronika
>Produksi Instrumentasi Elektronika

4. Jasa Pembuatan Proyek, Tugas Akhir, Tugas Laboratorium, PKM, Karya Ilmiah, SKRIPSI, dll

Like My Facebook

Popular Posts

Minggu, 03 April 2022

Antarmuka berbasis Wi-Fi dalam Praktik Membangun IoT Middleware dengan Raspberry PI

Raspberry PI
 

Perangkat keras antarmuka Wi-Fi pada Raspberry Pi sudah tersedia pada versi 3 dan zero W, jika perangkat yang digunakan versi 2 diperlukan USB dongle Wi-Fi. Pada praktik ini, menggunakan Raspberry Pi versi 3. Hal pertama yang dilakukan pada antarmuka ini adalah :


1. Mengatur pengalamatan WLan0 pada Raspberry Pi

 

Secara default terdapat tiga antarmuka jaringan pada Raspberry Pi 3 yaitu eth0(ethernet), Lo(Localhost), dan WLan0(Wi-Fi). Antarmuka jaringan yang dimodifikasi pada bagian ini adalah WLan0. Untuk itu atur konfigurasi pada berkas dhcpd.conf dengan perintah sudo nano /etc/dhcpcd.conf. Berikutnya tambahkan informasi dua baris akhir untuk IP WLAN adalah 192.168.1.1. Setelah selesai untuk menutup berkas tekan "Ctrl+X", kemudian "Y", lalu tekan "Enter".


2. Konfigurasi DHCP Server pada Raspberry Pi

 

Untuk menjalankan layanan DHCP, pada contoh kali ini digunakan perangkat lunak dnsmsq. Instalasinya cukup mudah yaitu apt-get install dnsmsq. Setelah proses instalasi selesai berikutnya pengaturan terkait alamat IP address yang akan dilakukan adalah memodifikasi berkas dnsmsq.conf dengan perintah sudo nano /etc/dnsmsq.conf. Tambahkan dua garis perintah untuk mendefinisikan IP address yang akan digunakan pada nose sensor, yaitu rentang 192.168.1.100 sampai 192.168.1.200 IP address seperti gambar di bawah ini.



3. Konfigurasi Access Point (AP)

 

Berikutnya modifikasi berkas hostapd.conf untuk menambahkan informasi yang berisi informasi SSID, Channel dan Password yang akan digunakan dengan perintah sudo nano /etc/hostapd/hostapd.conf. Tambah beberapa baris seperti kode program 15. Parameter yang perlu diperhatikan adalah untuk password atau passphrase harus minimal 6 karakter.

 


4. Tahap terakhir adalah mengaktifkan program hostpad

 

Hal ini dilakukan agar saat reboot Access Point langsung berjalan secara otomatis. Caranya yaitu buka berkas dengan sudo nano /etc/default/hostapd, hilangkan tanda "#" pada baris DAEMON_CONF="/etc/hostapd/hostapd.conf".

 

Setelah konfigurasi selesai, jalankan program hostpad dan dnsmsq atau restart Raspberry Pi. Lalu coba hubungkan sebuah perangkat dengan hotspot yang telah dibuat. Sebagai contoh gambar di bawah ini telah mendapatkan IP address 192.168.1.109 dari Raspberry Pi dengan SSID "IoT-Middleware".

 




0 on: "Antarmuka berbasis Wi-Fi dalam Praktik Membangun IoT Middleware dengan Raspberry PI"